Alasan Gen Z Lebih Memilih Main Game Digital

  • 20 Jan 2026 17:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pernah memperhatikan adik, keponakan, atau sepupu dari generasi Z yang betah berlama-lama menatap layar ponsel sambil bermain gim? Kebiasaan ini kerap dianggap sebagai tanda kemalasan.

Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Di balik aktivitas “mabar” yang terlihat sederhana, tersimpan alasan psikologis dan sosial yang cukup kompleks.

Berdasarkan Deloitte Global 2024 Gen Z and Millennial Survey, gim bagi generasi Z bukan sekadar sarana hiburan. Dunia virtual telah berkembang menjadi ruang sosialisasi utama, tempat mereka berinteraksi, bekerja sama, hingga membangun relasi tanpa batas ruang dan waktu.

Dalam realitas yang penuh persaingan dan tekanan, gim justru menawarkan rasa kendali yang sering kali sulit mereka dapatkan di kehidupan nyata.

Melalui gim, Gen Z dapat mengekspresikan diri tanpa beban interaksi tatap muka. Mereka bisa menjadi karakter apa pun, berkomunikasi secara bebas, dan merasakan pencapaian dari target-target kecil yang berhasil diselesaikan.

Pengalaman tersebut memberi kepuasan tersendiri, terutama bagi generasi yang tumbuh di tengah tuntutan akademik, sosial, dan ekonomi yang semakin tinggi.

Sejumlah pakar perilaku, termasuk yang dikutip Psychology Today, menyebutkan bahwa gim dapat memicu pelepasan dopamin secara instan.

Efek ini membantu meredakan kecemasan dan rasa kesepian, sekaligus memberi sensasi positif yang sulit ditemukan di aktivitas lain dengan biaya terjangkau.

Bagi Gen Z, bermain gim kerap dimaknai sebagai bentuk self-care atau cara “healing” yang realistis. Oleh karena itu, alih-alih langsung melarang, orang tua dan anggota keluarga disarankan untuk memahami sudut pandang mereka.

Dengan begitu, komunikasi dapat terjalin lebih hangat dan hubungan lintas generasi pun semakin erat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....