Mensos: 166 Kepala Sekolah Rakyat Tinggal Dilantik
- 27 Okt 2025 15:36 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Sebanyak 166 bakal calon Kepala Sekolah Rakyat mengikuti pelatihan di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan BBGTK Jawa Barat///. Kegiatan tersebut langsung dibuka Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Senin (27/10/2025).
Mensos Saifullah Yusuf mengatakan, bakal calon Kepala Sekolah Rakyat tersebut merupakan ASN yang sudah lolos seleksi. Para bakal calon Kepala Sekolah Rakyat itu berdasarkan usulan dari pemerintah daerah.
“Gubernur, bupati/wali kota mengusulkan beberapa nama ASN yang memenuhi syarat, kemudian seleksi. Mereka orang – orang yang memiliki kapasitas, kemampuan untuk bisa memimpin di sekolah rakyat apakah itu guru, tenaga kependidikan yang lain,”ungkap Gus Ipul usai membuka pelatihan.
Gus Ipul juga mengatakan, para bakal calon kepala sekolah rakyat itu juga mempunyai kompetensi yang cukup untuk mengelola sekolah rakyat dengan baik.
Baca juga:Tinjau SR Bandung, Gus Ipul; Bagian Pengentasan Kemiskinan
“Untuk menambah pengetahuan dilakukan pelatihan-pelatihan secara berkala. Supaya para kepala sekolah ini bisa mengatasi berbagai tantangan di lapangan,”ucap Gus Ipul.
Mensos juga menambahkan, para calon kepala sekolah rakyat ini tinggal dilantik. Ia juga memastikan proses administrasi peralihan tidak ada masalah.
Disinggung terkait peserta didik sekolah rakyat, Gus Ipul menegaskan tidak ada masalah. Mengingat peserta didik sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran.
Peserta didik sekolah rakyat berbasis data yang dimiliki Kemensos. Para petugas mendatangi rumah para peserta didik yang menjadi target.
“Setelah orang tuanya tandatangan bersedia, baru dia (peserta didik) diterima, kalau kemudian ada yang mundur, kita yakini sekali lagi, karena ini kesempatan. Kalau tetap ga mau, kita akan ganti dengan siswa yang memenuhi kriteria,”jelas Gus Ipul.
Mensos juga mengatakan, saat ini fokuskan peserta didik sekolah rakyat adalah keluarga kurang mampu yang berada di desil 1dan 2. Ia juga mengungkapkan hingga saat ini ada hampir 16 ribu peserta didik sekolah rakyat yang akan bertambah sekitar 40 ribu.
“Tahun 2027 Insya Allah sudah mencapai 100 ribu. Sekolah kita tambah, untuk yang permanen atas saran Presiden akan dibangun 104 titik tahun 2025, tahun 2026 kita tambah lagi,”ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....