Secara Umum Pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya Berjalan Kondusif

  • 31 Mar 2026 19:11 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Secara umum Operasi Ketupat Lodaya (OKL) 2026, yang berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 13 hingga 29 Maret 2026, di wilayah hukum Polres Subang, berjalan aman dan lancar, serta kondusif. Hal itu diungkapkan Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono melalui, Kabag Ops Polres Subang Kompol Asep Rahman kepada RRI di Subang, Selasa 31 Maret 2026.

Menurutnya, selama OKL 2026, angka fasilitas lalu lintas menurun, termasuk angka kriminalitas hanya satu kasus yang menonjol, yaitu kasus pembunuhan pemilik Cafe di Kecamatan Patokbeusi, serta tidak ada kemacetan lalu lintas di tiga titik jalur utama mudik dan balik Lebaran.

"Alhamdulillah, selama OKL 2026, secara umum berjalan sukses, tidak ada kejadian yang menonjol, baik itu dari kejadian fasilitas laka lantas, kriminalitas maupun kemacetan semua berjalan aman dan lancar," tegas Kompol Asep Rahman.

Sementara itu, lanjut Kabag Ops, suksesnya pelaksanaan OKL 2026 di wilayah hukum Polres Subang, karena terbangunnya sinergitas dengan TNI dan Pemda Kabupaten Subang. Salah satunya dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, yang selama 13 hari OKL berlangsung, terus standby di Pos Terpadu Polres Subang di rest area KM 102 Tol Cipali, Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan, di seluruh titik jalur mudik dan jalur wisata.

"Rekayasa lalu lintas kita berhasil, yang di berlakukan di ruas Tol Cipali, atas diskresi Korlantas Mabes Polri, yang di bantu oleh Dishub. Termasuk jika terjadi kecelakaan Dinas Kesehatan juga, gerak cepat memberikan pertolongan dan pelayanan medis, di Pos Terpadu, Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang didirikan Polres Subang, di Ruas Tol Cipali, Jalur Pantura dan Jalur wisata," terangnya.

Penempatan personil gabungan di beberapa jalur mudik dan balik Lebaran, serta jalur wisata, lanjut dia, menjadi salah satu indikator suksesnya pelaksanaan OKL 2026, di wilayah hukum Polres Subang. Penempatan personil gabungan tersebut, pihaknya mempertebal di titik rawan kemacetan dan titik rawan kecelakaan, sehingga angka fatalitas laka lantas dan kemacetan bisa diantisipasi.

"Faktor lainnya dari keberhasilan pelaksanaan OKL di wilayah hukum Polres Subang tersebut, yakni penebalan penempatan personil gabungan di beberapa titik lokasi rawan kemacetan, dan titik rawan laka lnatas," tegas Kabag Ops.

Ia menambahkan, dalam menjalankan tugas OKL 2026, seluruh personil Polri yang terlibat dalam pelaksanaan OKL mengedepankan sisi humanis dan Pressisi Polri, dalam melayani masyarakat, baik itu pemudik, maupun wisatawan. Karena pelayanan Polri selama pelaksanaan OKL, harus prima, dan tingkat kepedasan masyarakat terhadap pelayanan Polri, menjadi yang utama, salah satunya dalam pelaksanaan OKL 2026.

"Demgan pelayanan prima, yang mengedepankan sisi humanis dan pressisi Polri, selama OKL berlangsung, sehingga tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayan Polri, yang menjadi tujuan utama kita," tamdasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....