RRI Perkuat Liputan Arus Mudik Lebaran 2026
- 19 Mar 2026 11:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) terus memperkuat kualitas pemberitaan guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, cepat, dan terpercaya, khususnya terkait perkembangan arus transportasi selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.
“Kami di RRI setiap tahun memiliki program pemantauan dan liputan arus mudik yang dilakukan di seluruh Indonesia. Tidak hanya di Bandung atau Pulau Jawa, tetapi mencakup seluruh wilayah tanah air,” ujar Anggota Dewan Pengawas (Dewas) LPP RRI, Kusnaeni, saat melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan liputan arus mudik di Terminal Cicaheum, Kamis 19 Maret 2026..
Ia menjelaskan, RRI berupaya memberikan pelayanan informasi yang maksimal kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, baik dari Pulau Jawa ke daerah lain maupun sebaliknya. Informasi yang disajikan tidak hanya sebatas kondisi lalu lintas, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan penting pemudik.
Menurutnya, meskipun teknologi saat ini telah memudahkan masyarakat mengakses kondisi jalan melalui aplikasi seperti Google Maps dan Waze, kebutuhan informasi pemudik jauh lebih luas.
“Pemudik juga membutuhkan informasi mengenai lokasi tempat istirahat, tempat makan, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, hingga lokasi membeli oleh-oleh. Inilah yang menjadi peran RRI, memberikan informasi yang lebih lengkap dan komprehensif,” jelasnya.
Program pemantauan dan liputan arus mudik ini, lanjut Kusnaeni, telah dijalankan secara konsisten selama lima tahun terakhir. Bahkan pada beberapa tahun sebelumnya, RRI melakukan ekspedisi langsung untuk merasakan pengalaman perjalanan mudik, termasuk kondisi di penyeberangan dan lamanya antrean.
Namun pada tahun ini, dengan mempertimbangkan efisiensi, RRI mengoptimalkan peran reporter dari seluruh satuan kerja di Indonesia untuk terjun langsung ke titik-titik strategis perpindahan penumpang, seperti terminal, stasiun, bandara, hingga pelabuhan penyeberangan.
“Reporter kami kini memiliki tugas yang lebih intens karena harus berada langsung di lapangan dan melaporkan kondisi secara real time. Ini merupakan bagian dari tugas RRI sebagai lembaga penyiaran publik untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, terutama pada momen dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru,” tambahnya.
Kusnaeni berharap, melalui informasi yang disampaikan RRI, masyarakat dapat mempersiapkan perjalanan mudik dengan lebih matang.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya berangkat dengan niat mudik, tetapi juga dibekali informasi yang cukup tentang kondisi perjalanan serta solusi jika menghadapi kendala di jalan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supradi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi RRI dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, dengan adanya rekan-rekan dari RRI, informasi yang disampaikan sangat membantu, termasuk bagi kami dalam memberikan penjelasan kepada keluarga yang akan mudik,” ucapnya.
Ia menambahkan, kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan dapat dipercaya saat ini semakin tinggi, terutama pada momen arus mudik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan RRI yang telah meliput arus mudik tahun 2026. Mudah-mudahan arus mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....