Pos Terpadu Singaparna, Pos Unik dengan Museum Santri KHZ Musthafa

  • 18 Mar 2026 20:36 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Berbeda dengan Pos Terpadu pengamanan mudik lainnya. Polres Tasikmalaya membangun Pos Terpadu unik di Alun- alun Singaparna.

Pos Terpadu ini, memiliki konsep yang tak lazim. Dimana disini terdapat Museum Mini Sejarah Pahlawan KHZ Musthafa dan Perjuangan Santri Tasikmalaya.

Ini menjadi daya tarik tersendiri, bagi para pemudik yang melintas melalui Alun- alun Singaparna. Di pos ini, selain mendapat berbagai layanan, pemudik diajak menjelajahi lorong waktu.

Di dalam pos, terdapat replika bambu runcing, keris pahlawan, hingga pakaian pejuang yang tertata rapi. Para pemudik bisa membaca literatur sejarah perlawanan pahlawan nasional asal Tasikmalaya, KHZ Musthafa.

Seperti halnya Agni (23) dan Yuni (21). Pasangan muda ini menempuh perjalanan berjam-jam dari Jakarta menuju Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, sembari memboyong balita mereka. Rasa pusing yang mendera Yuni memaksa mereka menepi di Pos Pelayanan Terpadu Alun-alun.

Tidak hanya disambut oleh barisan kursi plastik. Yuni segera mendapatkan penanganan medis gratis dari petugas kesehatan, sementara Agni meregangkan otot-otot kaku di tangan tukang pijat khusus yang telah disediakan.

" Capek sekali, Pak, panas. Tapi disini, alhamdulillah fasilitasnya lengkap," ujar Agni Rabu 18 Maret 2026.

Fasilitas di Pos Terpadu ini, sengaja dihadirkan untuk menambah wawasan pemudik agar rasa lelah berganti dengan rasa bangga akan tanah kelahiran. Selain museum, fasilitas standar seperti Ruang Laktasi bagi ibu menyusui, Arena Bermain Anak yang ceria, Mushola dan Toilet Bersih dan Cek Kesehatan Gratis juga tersedia disini.

Kepala Pos Pam Terpadu Alun-alun Singaparna, AKP Aan Supyadi, mengatakan, semua fasilitas ini memang dirancang untuk memanjakan masyarakat. "Ini pos pam terpadu dengan fasilitas lengkap. Kami ingin pemudik bisa melepas lelah dengan nyaman sampai tiba di kampung halaman," ujar AKP Aan.

Inovasi tak berhenti di dalam pos. Kepolisian juga menyiagakan "Motor Senyum". Satuan bermotor ini berkeliling di sekitar jalur Singaparna untuk membantu pengendara yang mengalami kendala, mulai dari membantu motor yang kehabisan bahan bakar hingga membagikan takjil gratis bagi mereka yang masih di jalan saat azan magrib berkumandang.

Bagi para pemudik, Pos Terpadu Singaparna bukan sekadar tempat singgah. Ia adalah bukti bahwa pelayanan publik bisa hadir dengan wajah yang ramah, edukatif, dan penuh senyuman di tengah arus mudik Lebaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....