Ini yang Harus Diperhatikan saat Mudik via Jalur Alternatif Ibun Kamojang

  • 17 Mar 2026 22:29 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • Semua upaya itu dilakukan sebagai pelayanan prima pihak kepolisian khususnya Polsek Ibun untuk masyarakat.

RRI.CO.ID, Ibun - Jalur Ibun Cukang Monteng kerap dijadikan jalur alternatif saat musim mudik seperti saat ini. Banyak pemudik yang memilih jalur ini dengan tujuan Garut Selatan, karena bisa memotong waktu perjalanan dibandingkan menggunakan jalur utama Bandung-Garut via Cileunyi-Nagreg.

Jalur ini biasa digunakan pemudik motor, namun tak sedikit ada juga pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat. Bagi Anda yang hendak mudik ke Garut dan memilih jalur alternatif ini diminta untuk tetap berhati-hati, pasalnya jalur ini memiliki kontur jalan yang menanjak dan menurun.

Tanjakannya cukup terjal dan turunannya cukup curam. Selain itu, di sore dan malam hari kabut kerap turun di beberapa titik dan hal itu harus diantisipasi oleh para pemudik.

Kapolsek Ibun, Iptu Deni Fourtjahjanto pun mewanti-wanti para pemudik untuk memperhatikan kelaikan kendaraan, terutama rem.

" Himbauan khusus untuk pemudik dan pengguna jalan yang akan menuju ke Garut menggunakan jalur alternatif Ibun, kami sarankan untuk beristirahat. Yang pasti bahwa kendaraan anda harus fit. Yang kedua apabila rem cakram anda panas, betul-betul istirahatkan dahulu, sehingga kendaraan anda bisa berjalan lagi dengan baik," pinta Deni, dalam keterangannya kepada RRI, Selasa 17 Maret 2026 malam.

Selain fasilitas air untuk mendinginkan rem, Polsek Ibun juga menyediakan fasilitas NGOPI GRATIS, yang tersedia setiap hari selama Ops Ketupat Lodaya 2026. Disana tersedia Kopi, Teh panas dan berbagai macam rebusan yang dapat diambil sendiri sepuasnya.

Lokasi NGOPI GRATIS itu dibuat khusus berupa tenda yang berada di dekat penyiram POS PAM. Pada saat bulan puasa mulai disediakan setelah berbuka puasa dan menjadi giat TAKJIL GRATIS selama 7 hari berturut-turut.

Setelah puasa, di bulan Syawal disediakan mulai pukul 11.00 WIB, selama 7 hari. Semua upaya itu dilakukan sebagai pelayanan prima pihak kepolisian khususnya Polsek Ibun untuk masyarakat.

" Kami berharap para pemudik akan merasa nyaman dan selamat di perjalanan dan bisa berkumpul, berlebaran bersama keluarga di kampung halaman," harap Kapolsek Ibun, Iptu Deni Fourtjahjanto.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....