Polsek Ibun Sigap Kawal Pemudik, Traveler Disuguhi Kopi Wanoja Kelas Dunia
- 17 Mar 2026 21:30 WIB
- Bandung
Poin Utama
- Guna menarik minat pengendara agar mau beristirahat sejenak, tahun ini Polsek Ibun menambah fasilitas berupa kopi, teh, hingga makanan rebusan gratis yang tersedia setiap hari selama Operasi Ketupat Lodaya 1447 Hijriah berlangsung.
RRI.CO.ID, Ibun - Kepolisian Sektor (Polsek) Ibun, Polresta Bandung, meluncurkan inovasi pelayanan unik bagi para pemudik yang melintasi jalur alternatif Bandung-Garut via Cukang Monteng. Selain membagikan takjil, petugas menyediakan fasilitas kopi gratis hingga penyiraman air untuk mendinginkan rem kendaraan guna menekan angka kecelakaan.
Kopi yang disuguhkan yakni kopi terbaik spesialis ekspor dari Kamojang dan diproduksi oleh Kelompok Tani Wanoja.
Jalur Cukang Monteng di Kecamatan Ibun dikenal sebagai lintasan ekstrem, dengan turunan dan tanjakan curam yang sering memicu panas berlebih pada sistem pengereman (brake fade), terutama bagi sepeda motor matik.
Kapolsek Ibun, Iptu Deni Fourtjahjanto mengatakan, bahwa fasilitas ini merupakan pengembangan dari hasil evaluasi pengamanan arus mudik tahun sebelumnya.
"Tahun lalu kami sudah melakukan inovasi penyiraman air gratis. Namun, hasil evaluasi menunjukkan banyak pengendara yang masih 'bablas' atau tidak berhenti untuk mendinginkan rem meskipun sudah disosialisasikan. Akibatnya, terjadi insiden rem blong karena cakram yang terlalu panas," ujar Iptu Deni di Pos Pengamanan (Pos Pam) Cukang Monteng, Senin 16 Maret 2026.
Guna menarik minat pengendara agar mau beristirahat sejenak, tahun ini Polsek Ibun menambah fasilitas berupa kopi, teh, hingga makanan rebusan gratis yang tersedia setiap hari selama Operasi Ketupat Lodaya 1447 Hijriah berlangsung.
Iptu Deni menegaskan, bahwa karakteristik jalur Ibun sangat berisiko, terutama bagi pengendara yang baru pertama kali melintas. Kondisi jalan yang penuh tikungan tajam serta kemiringan yang ekstrem, menuntut performa kendaraan yang prima.
"Kami mengimbau pemudik yang mengarah ke Garut melalui jalur alternatif ini untuk memastikan kendaraan dalam kondisi fit. Jika rem cakram sudah mulai panas, segera berhenti. Kami sediakan dua opsi: air untuk pendinginan cepat atau beristirahat santai sambil menikmati kopi gratis yang kami siapkan,"ungkapnya.
Inovasi ini mendapat sambutan positif dari para pengguna jalan. Imam, seorang pemudik asal Cibinong, Bogor, yang hendak menuju Pasir Wangi, Garut, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas ini.
"Alhamdulillah, ini sangat membantu kami untuk berbuka puasa. Terima kasih atas respons dan kepedulian dari pihak Kepolisian. Saya memilih jalur ini karena lebih cepat dan menghindari kemacetan di Cileunyi,"ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa beristirahat di Pos Pam tersebut sangat krusial, untuk menjaga keselamatan selama perjalanan. "Nyaman sekali, bisa sambil mendinginkan mesin dan rem setelah melewati tanjakan dan turunan panjang tadi," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....