H-5 Lebaran, Arus Kendaraan ke Bandung via Tol Masih Landai
- 17 Mar 2026 17:56 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Volume kendaraan dari wilayah Jabotabek menuju Bandung melalui jalan tol pada H-5 Lebaran 2026 tercatat belum mengalami lonjakan signifikan. Meski ada peningkatan dibandingkan hari normal, kondisi lalu lintas masih relatif terkendali.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, menyampaikan total kendaraan yang masuk ke wilayah Bandung dan sekitarnya mencapai 70.386 unit. Angka tersebut meningkat 9,58 persen dibandingkan volume normal.
“Belum terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung dan sekitarnya, tercatat total sebanyak 70.386 kendaraan melintas, atau naik sebesar 9,58% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 64.235 kendaraan," Widiyatmiko dalam keterangan resminya, Selasa 17 Maret 2026.
Menurutnya, arus kendaraan tersebut terdistribusi melalui dua gerbang tol utama, yakni Padaleunyi dan Pasteur. Di Gerbang Tol Cileunyi ruas Padaleunyi, tercatat sebanyak 36.098 kendaraan menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya, atau naik 13,66 persen dari kondisi normal.
Sementara itu, kendaraan yang kembali menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cileunyi mencapai 31.062 unit, meningkat 9,33 persen dibandingkan lalu lintas harian biasa. Adapun di Gerbang Tol Pasteur, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bandung tercatat sebanyak 34.288 unit atau naik 5,59 persen dari volume normal.
Sedangkan kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui gerbang tersebut mencapai 29.270 unit, meningkat 3,35 persen. Secara keseluruhan, kendaraan yang keluar dari Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama tercatat sebanyak 60.332 unit, atau naik 6,35 persen dibandingkan kondisi normal.
Pihak Jasa Marga memprediksi peningkatan arus kendaraan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. Puncak arus mudik diperkirakan berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026.
"Jasa Marga memprediksi peningkatan volume lalu lintas masih akan terjadi pada puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026," katanya.
Widiyatmiko mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kendaraan, kesiapan fisik pengemudi, hingga kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik.
Selain itu, pengguna jalan tol juga diingatkan untuk menggunakan satu kartu elektronik yang sama saat melakukan transaksi pada sistem tol tertutup, seperti di ruas Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II, guna memperlancar proses pembayaran di gerbang tol.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....