Lonjakan Pengunjung Mal, Polisi Cegah Parkir Liar yang Hambat Lalu Lintas

  • 16 Mar 2026 16:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Lonjakan pengunjung terjadi di beberapa pusat perbelanjaan di Kota Bandung menjelang lebaran. Salah satunya di Yogya Kepatihan Bandung, Senin 16 Maret 2026 yang terpantau padat dipenuhi warga yang berbelanja.

Data yang disampaikan Polsek Regol melalui Kapolsek, Kompol Heri Suryadi mengatakan terdapat sekitar 16.000 kendaraan yang masuk ke wilayah itu pada hari Minggu 15 Maret 2026. Heri juga mengatakan di akhir pekan memang ada selalu ada kenaikan jumlah pengunjung dibanding hari biasa.

Hal tersebut disampaikannya seusai Polisi melakukan patroli dialogis di kawasan Yogya Kepatihan dan Kings Shopping Center. Patroli ini dilakukan personel Polrestabes Bandung dan Polsek Regol.

"Berdasarkan data yang kami terima, kendaraan yang masuk itu sekitar 16.000, bisa dibayangkan 16.000 kali penumpang sehingga luar biasa. Kemarin 3 hari Jumat, Sabtu, Minggu itu cukup ada kenaikan jumlah pengunjung yang signifikan sehingga kami juga kemarin cukup ekstra untuk mengurai kemacetan," katanya, Senin 16 Maret 2026.

Selain itu, Heri juga mengatakan Polisi berupaya untuk mencegah parkir liar yang dapat menyebabkan kemacetan. Ia mengatakan saat ini situasi di wilayah Yogya Kepatihan dan Kings Shopping Center telah terkoordinir

"Kami juga berupaya untuk mencegah ternyata parkir liar terutama yang menghambat arus lalu lintas. Alhamdulillah ini sudah terkoordinir semua dari awal, sudah kami imbau untuk menjaga agar jalur-jalur yang kemungkinan dilewati jangan sampai terganggu oleh perparkiran terutama parkir liar," katanya menjelaskan.

Pihak kepolisian juga melakukan pengawasan terhadap potensi pungutan liar (pungli) parkir. Menurut Heri keramaian pada suatu tempat mengundang potensi adanya aksi getok parkir yang meresahkan.

"Untuk pungli parkir kita tetap imbau kita imbau melalui pengamanan tertutup maupun terbuka agar mereka tidak getok parkir. Karena ini juga mengundang kerawanan sehingga kami tetap upaya maksimal untuk selalu memonitor kegiatan-kegiatan," kata Heri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....