Polisi Patroli di Mal, Antisipasi Pencopet dan Himbau Warga Bandung Waspada

  • 16 Mar 2026 16:30 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Petugas kepolisian dari Polsek Regol dan Polrestabes Bandung melaksanakan patroli di pusat perbelanjaan Jalan Kepatihan, Kota Bandung, Senin 16 Maret 2026. Lokasi tersebut dipadati oleh warga yang berbelanja menjelang lebaran, mereka diingatkan untuk berhati-hati terhadap aksi pencopetan.

Kapolsek Regol, Kompol Heri Suryadi mengatakan patroli dilakukan di Yogya Kepatihan dan Kings Shopping Center. Selain memberi himbauan untuk waspada pada pencopet, Polisi juga mengingatkan para orang tua untuk tak lengah mengawasi anaknya saat sedang berbelanja.

"Menghimbau kepada masyarakat khususnya pengunjung mall, baik itu Yogya Kepatihan maupun Kings shopping center agar menjaga keamanan termasuk menjaga barang-barang bawaan terutama HP, karena lokasi seperti ini rawan kecopetan. Selain itu bagi yang membawa anak kecil juga jangan sampai keasyikan berbelanja sehingga lupa membawa anak kecil karena kemarin pernah terjadi," kata Heri, Senin 16 Maret 2026.

Patroli dialogis tersebut dilakukan bersama para personel Polwan dari Polrestabes Bandung. Jumlah keseluruhan personel berada pada kisaran angka 25 orang, yang dibagi menjadi dua tim untuk menyampaikan himbauan dan bersiaga di kawasan pusat perbelanjaan itu.

"Kami membawa sekitar 25 personel namun kami bagi dua karena tempat dan lokasi, agar lebih efektif untuk menyampaikan himbauan Kamtibmas terhadap pengunjung atau yang mereka yang berbelanja," katanya.

Heri juga mengatakan lonjakan pengunjung pusat perbelanjaan telah terjadi beberapa hari sebelum lebaran. Ia juga bersyukur walaupun pengunjung tengah membludak, sejauh ini pihak kepolisian belum menerima laporan tindak kriminal baik pencopetan ataupun gangguan kamtibmas lainnya di dalam mal.

"H-2 sebelum pospam ini berdiri sudah terlihat pengunjung banyak yang datang Alhamdulillah sampai dengan saat ini kami tidak menerima laporan adanya kejadian baik itu pencopetan atau pemutilan barang yang ada di dalam," kata Heri.

Akan tetapi, kepadatan pengunjung berdampak pada arus lalu lintas di wilayah itu. Berdasarkan data kendaraan yang masuk ke mal, jumlah pengunjung yang berada di kawasan itu bisa mencapai sekitar 16 ribu.

"Kami menggelar personel di titik-titik kemacetan termasuk juga upaya rekayasa lalin. Sehingga pengunjung menjadi aman dan nyaman dalam berbelanja. Kemarin data kendaraan masuk sekitar 16.000, hari ini sedikit berkurang" ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....