Warga Mudik Laporkan ke RT/RW Jaga Keamanan Rumah

  • 14 Mar 2026 12:30 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Masyarakat Kota Bandung yang akan melaksanakan mudik Lebaran diimbau untuk memberitahukan rencana keberangkatan mereka kepada lingkungan sekitar, khususnya pengurus RT dan RW. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan selama masa mudik.

‎Ketua Paguyuban Camat Kota Bandung, Abriwansyah Fitri, mengatakan imbauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, agar aparat kewilayahan bersama masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama periode libur Lebaran.

‎“SesuaI petunjuk dan arahan Pak Wali Kota, kami meneruskan kepada warga masyarakat, khususnya yang akan mudik. Ada dua hal yang kami lakukan, yaitu dari sisi aparat kewilayahan dan dari masyarakat,” ujar Abriwansyah, Sabtu 14 Maret 2026.

‎Ia menjelaskan, dari sisi aparat kewilayahan, pihak kecamatan dan kelurahan telah menyiapkan jadwal piket selama masa mudik Lebaran. Petugas yang tidak sedang bertugas akan bergantian melakukan pengawasan untuk memastikan lingkungan tetap aman.

‎“Baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan, kami membuat jadwal piket khusus bagi aparatur yang tidak sedang bertugas, sehingga pengawasan wilayah tetap berjalan,” katanya.

‎Selain itu, masyarakat yang akan meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama diminta untuk melapor kepada RT, RW, atau setidaknya memberitahukan kepada tetangga terdekat. Hal ini bertujuan agar rumah yang kosong dapat turut diawasi oleh lingkungan sekitar.

‎“Kami mengimbau warga yang mudik agar melapor kepada RT atau RW, minimal kepada tetangga terdekat. Dengan begitu, rumah yang ditinggalkan bisa ikut diawasi oleh warga sekitar,” ucapnya.

‎Tak hanya soal pelaporan, Abriwansyah juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan serta memastikan tabung gas dalam kondisi aman.

‎“Pastikan rumah yang ditinggalkan sudah dalam kondisi aman. Listrik yang tidak diperlukan dimatikan, kemudian tabung gas juga dilepas atau dipastikan aman,” ucapnya.

‎Ia juga meminta para pengurus RT dan RW untuk lebih memperhatikan warganya yang sedang mudik, terutama dengan memantau kondisi rumah yang ditinggalkan.

‎Menurutnya, selama masa mudik Lebaran, aparat kewilayahan juga akan meningkatkan patroli lingkungan. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan unsur keamanan, termasuk aparat kepolisian, untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

‎“Kami berharap aparat kewilayahan, terutama di tingkat kelurahan, rutin melakukan patroli di lingkungan warga. Tentunya ini juga dilakukan dengan kerja sama bersama aparat kepolisian agar keamanan tetap terjaga,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....