Kapolres : 1747 Personil Gabungan Amankan Operasi Ketupat Lebaran
- 13 Mar 2026 16:41 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menjelaskan, Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama 5 hari." Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang merupakan momentum pengamanan lebaran tahun ini akan berlangsung sekitar dua pekan, yang nantinya akan dilanjut dengan KRYD di wilayah hukum Garut,"katanya, di Garut, Jumat, 13 Maret 2026.
Ia mengatakan, dalam operasi pengamanan lebaran ini banyak yang harus diprioritaskan dari mulai mengantisipasi kemacetan, kecelakaan lalulintas, dibikinkan pos pam, pos pelayanan dan sebagainya. "Yang pertama kami mengantisipasi kemacetan, kecelakaan lalulintas, dibikinkan pos pam, pos pelayanan dan sebagainya," ujarnya.
Untuk menjaga kelancaran di titik-titik pasar tumpah, pihak kepolisian akan memasang water barrier guna mencegah parkir liar di bahu jalan. Selain jalur mudik, pengamanan juga akan diperketat di lokasi wisata dan area ziarah makam yang kerap ramai dikunjungi saat libur lebaran.
"Kemudian di pasar-pasar yang besar kami juga mengimbau biar tetap lancar arus lalu lintas dengan memberikan water barrier disitu biar nanti masyarakat tidak parkir pas di depan pasar. Jadi kalau mengantisipasi air hujan, genangan air yang menyebabkan kemacetan ya kami juga berkoordinasi untuk menyetop itu, dari Pemda punya alat penyedot air," tuturnya.
Ia menyampaikan, pihaknya telah menurunkan sebanyak 1.747 dengan melibatkan anggota brimob dalam pengamanan arus mudik dan arus balik di Kabupaten Garut pada tahun ini." Anggota yang diturunkan dalam operasi pengamanan lebaran 2026 ini sebanyak 1747 personil gabungan, TNI,Polri, dan Dishub,"katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....