Diskon Tarif hingga Siaga Personel, Jasa Marga Siap Layani Pemudik

  • 13 Mar 2026 16:00 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah Jasa Marga Metropolitan Tollroad memberikan diskon tarif hingga menggratiskannya. Langkah ini ditempuh untuk mengurai kepadatan lalu lintas selama momentum tersebut.

Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widyatmiko Nursetaji, menjelaskan, pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada ruas jalan Tol Cipularang dan Cisumdawu. Selain itu juga, potongan tarif ini diberikan untuk pengguna jalan tol jarak terjauh di klaster Cipularang-Padaleunyi, tepatnya dari Gerbang Tol Kalihurip Utama hingga Cisumdawu Utama.

"Jadi diskon ini ini berlaku untuk pengguna terjauh, yakni yang masuk dari Kalihurip Utama dan keluar Cisumdawu Utama,"jelasnya di Bandung Jumat 13 Maret 2026. Adapun diskon tersebut mulai berlaku untuk arus mudik pada 15 Maret (pukul 00.00 WIB) hingga 17 Maret (pukul 23.59 WIB).

Sedangkan untuk arus balik, diskon serupa diberlakukan pada 26 Maret (pukul 00.00 WIB) hingga 28 Maret (pukul 23.59 WIB). Ia juga menjelaskan, Jasa Marga memberlakukan diskon tersebut untuk memecah pemudik agar mau pergi lebih awal.

Tidak hanya itu, Widyatmiko menyebut pihaknya pun tidak menutup kemungkinan untuk menggratiskan jalan tol di saat momentum Lebaran ini. Pihaknya akan menggratiskan ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan segmen Kutanegara hingga JC Setu sebagai jalur fungsional.

"Jadi kami berharap pemudik tertarik dengan tarif diskon di tanggal-tanggal tersebut. Sehingga pemudik tidak menumpuk di saat puncak,"ucapnya.

Dia menegaskan penggratisan jalan tol Japek II Selatan ini hanya dimungkinan saat arus balik Lebaran, atau hanya yang dari arah Bandung menuju Jakarta. "Jadi hanya saat arus balik," katanya.

Meski secara teknis sudah siap beroperasi penuh selama 24 jam mulai 15 Maret, pembukaan jalur Japek II Selatan ini bersifat situasional. Menurutnya keputusan pembukaan jalur berada di pihak Kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi kepadatan di titik-titik krusial.

"Langkah diskresi ini akan diambil jika terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan, terutama di titik KM 66 yang mengarah ke Jakarta atau kepadatan di gerbang Tol Cikampek Utama," jelasnya.

Jalan Tol Japek II Selatan, tambah dia, memiliki panjang 52 km dengan terdapat sejumlah pintu keluar. Kendaraan dari arah Bandung, masuk dari jalur fungsional Sadang, keluar bisa ke exit toll Kutanegara, Bojongmangu, Sukaragam, dan exit JC Setu.

"Dengan adanya kombinasi diskon tarif dan jalur alternatif gratis ini, diharapkan beban lalu lintas di jalur utama dapat terurai sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar. Kami berharap masyarakat bisa terurai keberangkatannya. Tidak menumpuk di satu waktu dan satu akses tol," ucap dia.

Sementara itu juga untuk meningkatkan pelayanan para pengguna jalan Tol, Jasa Marga sudah menyiapkan berbagai fasilitas di rest area maupun aplikasi dan hotline untuk penunjang informasi. Para pengguna jalan Tol, dapat mengunduh aplikasi Travoy, untuk mengetahui kepadatan maupun informasi lalu lintas di Tol.

Selain itu juga Jasa Marga menyediakan layanan call center 133. "Kami juga telah menyiapkan personel maupun penunjang lainnya, untuk kenyamanan para pengguna Tol,"ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....