Lebaran 1447 H, Pemkab Prediksi Garut Kedatangan 3 Juta Pemudik

  • 13 Mar 2026 15:28 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Pemerintah Kabupaten Garut memprediksi akan kedatangan lebih dari 3 juta pemudik. Mengingat jumlah yang masif, koordinasi lintas sektor telah dilakukan sejak 10 hari lalu." Kami memperkirakan pemudik tujuan garut bisa mencapai lebih dari 3 juta orang, sehingga persiapan antisipasinya dilakukan sejak 10 hari terakhir dengan melibatkan seluruh lintas sektoral,"katanya, di Garut, Jumat, 13 Maret 2026.

"Nah kita kemarin menyiapkan ada 4 titik di mana ada PUPR, BPBD itu menyiapkan timnya termasuk damkar untuk selalu siaga menghadapi kalau ada bencana. Terutama tadi diperkirakan bahwa pada bulan ini, pada akhir bulan ini masih ada hujan yang banyak, yang dikhawatirkan akan menimbulkan bencana khususnya bencana banjir," katanya.

Selain infrastruktur, Pemkab Garut juga fokus pada ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting). Operasi pasar murah akan terus digencarkan bersama Kapolres dan Dandim untuk menjamin stabilitas harga dan stok di masyarakat. " Kami juga fokus pada ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting). Operasi pasar murah akan terus digencarkan bersama Kapolres dan Dandim untuk menjamin stabilitas harga dan stok di masyarakat,"ujarnya.

"Kita juga akan melakukan survei, kita akan melakukan operasi pasar murah alhamdulilah bersama dengan Kapolres, Dandim, kita melakukan operasi pasar supaya menjamin ketersediaan bahan pokok di masyarakat. Meskipun harganya memang sudah biasa agak naik, tapi tetap menurut kami masih terkendali," lanjutnya.

Salah satu kebijakan khusus yang diambil tahun ini adalah pemberian insentif bagi kusir andong, pengemudi ojek, dan becak di jalur utama mudik. "Dan juga tadi disampaikan oleh Pak Kapolres kita ada kerja sama dengan Pemerintah Provinsi terkait dengan memberikan insentif kepada para andong, ojek, becak, dan yang lainnya supaya mereka bisa berhenti pada hari yang telah ditetapkan. Sekarang ada 7 hari pak, ada tambahan. Dan biayanya ada dua sumbernya dari APBD provinsi dan APBD Kabupaten Garut," lanjutnya.

Bupati Garut juga telah menginstruksikan kepada para camat untuk menyediakan rest area di kantor kecamatan yang strategis. Selain itu, ia juga meminta agar Dinas Kesehatan menyiagakan seluruh Puskesmas, terutama di jalur lintasan mudik.

Tak hanya itu, Syakur menegaskan pihaknya meminta Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR untuk memastikan Penerangan Jalan Umum (PJU) berfungsi dan perbaikan jalan darurat (temporary) selesai selambat-lambatnya esok hari agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....