Polisi Cek CCTV dan APAR di Sejumlah Objek Vital Pringsewu
- 02 Sep 2026 16:09 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Patroli polisi di sejumlah objek vital di Kabupaten Pringsewu tak hanya untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Petugas juga mengecek kesiapan kamera pengawas atau CCTV serta alat pemadam api ringan (APAR) sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan dan keselamatan.
Pengecekan tersebut dilakukan Unit Pengamanan Objek Vital (Obvit) Sat Samapta Polres Pringsewu saat berpatroli di sejumlah objek vital tertentu dan fasilitas publik.
Sejumlah lokasi yang disambangi di antaranya SPBU Tambahrejo, Gadingrejo, Hotel Regency, Multi M Sidoharjo, serta beberapa lokasi lainnya.
Di lokasi, petugas tidak hanya memantau situasi, tetapi juga berkoordinasi dengan petugas keamanan dan pengelola. Pemeriksaan meliputi kondisi lingkungan, sistem pengamanan, hingga sarana pendukung yang dapat digunakan ketika terjadi gangguan keamanan maupun keadaan darurat.
CCTV menjadi salah satu fasilitas yang mendapat perhatian. Kamera pengawas dinilai penting untuk memantau aktivitas sekaligus menyediakan rekaman yang dapat membantu petugas ketika terjadi tindak kriminalitas.
“CCTV ini sangat membantu. Ketika terjadi suatu kejadian, rekaman kamera bisa menjadi petunjuk bagi petugas untuk mengetahui apa yang terjadi, termasuk membantu mengidentifikasi pelaku,” kata Kasat Samapta Polres Pringsewu AKP Hasbulloh mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, Rabu, 2 September 2026.
Menurut Hasbulloh, CCTV semakin dibutuhkan di lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat, seperti SPBU, hotel, pusat perbelanjaan dan fasilitas publik lainnya.
Rekaman kamera, kata dia, dapat menjadi salah satu petunjuk dalam mengungkap berbagai kejadian, termasuk pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Karena itu, pengelola objek vital diingatkan memastikan CCTV berfungsi dengan baik, memiliki jangkauan yang memadai, serta menyimpan rekaman sehingga dapat diakses apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Selain CCTV, petugas juga mengecek keberadaan APAR. Alat tersebut menjadi sarana penanganan awal ketika terjadi kebakaran sebelum api membesar dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
“APAR juga harus dipastikan tersedia dan kondisinya layak digunakan. Kita tidak pernah tahu kapan terjadi keadaan darurat. Yang paling penting adalah kesiapan, sehingga ketika muncul api, bisa segera dilakukan penanganan awal,” ujar Hasbulloh.
Patroli sekaligus menjadi sarana membangun kesadaran bahwa keamanan objek vital bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Pengelola dan masyarakat yang beraktivitas di dalamnya juga memiliki peran dalam menjaga keamanan dan keselamatan.
Petugas mengimbau pengelola tidak mengabaikan aspek-aspek sederhana yang mendukung keamanan, seperti memastikan CCTV menyala, penerangan mencukupi, akses keluar-masuk terpantau, serta APAR ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau.
Masyarakat yang berada di objek vital juga diminta tetap waspada, terutama terhadap barang bawaan dan kendaraan yang diparkir.
Hasbulloh mengatakan patroli akan dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus memastikan fasilitas pendukung di objek vital tetap siap digunakan.
“Patroli ini merupakan langkah preventif. Kita ingin hadir sebelum terjadi gangguan, bukan setelah kejadian. Selain menjaga kamtibmas, kita juga ingin memastikan sarana keamanan di objek vital benar-benar siap mendukung apabila terjadi sesuatu,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....