Polisi Pringsewu Intensifkan Patroli Dini Hari, Cegah Curanmor
- 16 Agt 2026 15:23 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Pringsewu - Saat sebagian besar warga terlelap, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) justru kerap memanfaatkan situasi tersebut untuk beraksi. Mengantisipasi hal itu, Satuan Samapta Polres Pringsewu mengintensifkan patroli mobile hingga dini hari.
Patroli yang digelar Sabtu 15 Agustus 2026 malam tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya curanmor dan pencurian dengan pemberatan (curat). Personel menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan, mulai dari jalan protokol, kawasan pusat perbelanjaan, permukiman warga hingga pusat keramaian.
Patroli dilakukan pada siang hingga dini hari dengan meningkatkan pengawasan pada jam-jam yang dianggap rawan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik yang masih beraktivitas maupun yang tengah beristirahat.
Dalam patroli tersebut, petugas tidak menemukan ataupun mengamankan pelaku kejahatan. Namun, kepolisian menilai patroli rutin tetap penting sebagai upaya pencegahan dengan meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, Kasi Humas Polres Pringsewu Ipda Rahmat Basuki mengatakan patroli menjadi bagian dari strategi preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Sebagian besar kasus curanmor terjadi pada malam hingga dini hari saat masyarakat sedang beristirahat. Karena itu kami mengoptimalkan patroli pada jam-jam rawan untuk mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Rahmat.
Ia juga mengingatkan warga agar meningkatkan pengamanan kendaraan guna mengurangi risiko menjadi korban curanmor. Rahmat menyarankan masyarakat menggunakan kunci pengaman tambahan atau kunci ganda, alarm antimaling, hingga perangkat pelacak GPS. Menurutnya, pengamanan berlapis dapat memperkecil peluang kendaraan dibawa kabur sekaligus membantu proses pelacakan jika pencurian terjadi.
Selain itu, warga diminta memasang kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah maupun lingkungan tempat tinggal. Rekaman CCTV dapat membantu mencegah aksi kejahatan sekaligus menjadi petunjuk bagi polisi dalam mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kasus.
Masyarakat juga diimbau tidak memarkir kendaraan sembarangan dan memastikan kendaraan terkunci saat ditinggalkan. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada kepolisian melalui bhabinkamtibmas, kantor polisi terdekat, atau layanan 110.
“Upaya pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama antara kepolisian dan masyarakat,” kata Rahmat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....