Lampung Jadi Contoh Pengembangan Koperasi Merah Putih
- 21 Jul 2026 20:27 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai simpul distribusi pangan nasional sekaligus penggerak ekonomi desa.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Lampung Post Executive Forum Jilid III yang menghadirkan Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Pangan Prayudi Syamsuri, Asisten Deputi Restrukturisasi dan Revitalisasi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi Ruli Nurdina Sari, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, kepala daerah, akademisi, pelaku koperasi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Konektivitas Kemenko Bidang Pangan Prayudi Syamsuri mengatakan pembentukan KDMP merupakan langkah pemerintah untuk mengatasi persoalan distribusi pangan yang selama ini menyebabkan tingginya biaya logistik dan mengurangi kesejahteraan petani.
"Kalau kita bicara pangan, kita tidak hanya berbicara produksi, tetapi juga distribusi sampai ke meja konsumen. Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menyelesaikan persoalan distribusi pangan nasional," ujarnya.
Menurut Prayudi, pemerintah menyiapkan KDMP sebagai pusat layanan ekonomi desa yang memiliki berbagai fungsi strategis. Selain menjadi gerai sembako, koperasi juga akan berperan sebagai agen pupuk bersubsidi, pangkalan LPG 3 kilogram, penyalur beras SPHP, penyalur bantuan sosial, hingga pemasok bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mengungkapkan, hingga kini lebih dari 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berbadan hukum di seluruh Indonesia. Tahap berikutnya adalah memastikan seluruh koperasi mampu menjalankan usaha secara produktif melalui penguatan sumber daya manusia, pendampingan, dan kolaborasi lintas kementerian maupun pemerintah daerah.
Sementara itu, Asisten Deputi Restrukturisasi dan Revitalisasi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi Ruli Nurdina Sari menyebut Lampung menjadi salah satu provinsi dengan perkembangan pembentukan KDMP yang cukup baik.
Seluruh perkembangan kelembagaan, legalitas, hingga aktivitas koperasi, kata Ruli, kini dipantau melalui Sistem Informasi Koperasi Desa (Siskopdes) untuk memastikan koperasi tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga aktif menjalankan usaha yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyerahkan penghargaan kepada koperasi dan pemerintah daerah yang dinilai berhasil mempercepat pembentukan serta pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.
Pada kategori KDMP Rintisan Terbaik, penghargaan diberikan kepada KDMP Pulung Kencana, Kabupaten Tulang Bawang Barat, sebagai peringkat pertama, disusul KDMP Bumisari, Kabupaten Lampung Selatan, dan KDMP Nuar Maju, Kabupaten Way Kanan.
Sementara kategori Pemerintah Daerah Terbaik Percepatan Pembentukan KDMP diraih Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Adapun pada kategori Koperasi Sehat, penghargaan diberikan kepada KSPPS BMT Surya Abidi Riyanto dari Lampung Tengah, KSP Kopdit Gentiaras dari Pringsewu, serta Kopdit Mekar Sai dari Bandar Lampung.
Melalui penguatan KDMP, pemerintah berharap rantai distribusi pangan semakin efisien, biaya logistik menurun, daya saing UMKM meningkat, serta nilai tambah komoditas pertanian dapat dinikmati langsung oleh masyarakat desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....