Gubernur Mirza Ajak BBPOM Perkuat Pengawasan Pangan dan Obat Dukung Asta Cita
- 11 Agt 2026 20:50 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung program Asta Cita, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesehatan masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur Mirza saat menerima kunjungan kerja BBPOM di ruang kerjanya, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurut Mirza, pengawasan obat dan makanan memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat mendapatkan pangan, obat, dan produk yang aman serta memenuhi standar mutu.
“Pengawasan obat dan makanan merupakan bagian penting dari pembangunan kualitas SDM. Kita ingin masyarakat Lampung sehat, anak-anak tumbuh dengan baik, dan mendapatkan pangan yang aman. Karena itu, sinergi dengan BBPOM harus terus diperkuat,” ujar Mirza.
Ia meminta pengawasan dan pendampingan keamanan pangan, khususnya di lingkungan sekolah, diperkuat. Hal tersebut dinilai penting seiring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar peserta didik.
“Kita harus melakukan pengawasan bersama-sama, terutama di lingkungan sekolah. Anak-anak kita harus mendapatkan pangan yang aman dan bergizi,” katanya.
Selain sektor pendidikan, Mirza mendorong BBPOM meningkatkan pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama dalam pemenuhan standar keamanan, mutu, dan perizinan produk.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produknya sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
“UMKM harus kita dampingi agar mampu memenuhi standar keamanan dan mutu produk. Dengan begitu, produk mereka tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar yang lebih luas,” ujar Mirza.
Gubernur juga mendorong BBPOM bersinergi dalam penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pemasaran sekaligus mitra bisnis bagi UMKM sehingga pelaku usaha dapat meningkatkan skala dan daya saing produknya.
Di sisi pelayanan publik, Mirza mengarahkan agar layanan BBPOM, terutama layanan informasi dan pengaduan, dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi Lampung-In.
Integrasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan terkait obat dan makanan secara cepat dan terpadu.
“Pelayanan publik harus semakin mudah diakses masyarakat. Karena itu, layanan informasi dan pengaduan BBPOM perlu kita dorong agar terintegrasi dalam Lampung-In,” kata Mirza.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BBPOM dalam meningkatkan perlindungan masyarakat, keamanan pangan, kualitas produk UMKM, serta kualitas pelayanan publik di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....