Desa Saenam Buka Destinasi Wisata Baru Bukit Leosikun
- 22 Jan 2026 22:27 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua:Desa Saenam, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kini memiliki destinasi wisata baru yang diberi nama Bukit Leosikun. Objek wisata ini resmi dibuka pada 31 Desember 2025 lalu.
Kepala Desa Saenam, Fransiskus Nopu, kepada RRI Atambua beberapa waktu lalu mengatakan, Bukit Leosikun awalnya merupakan bekas galian material sertu yang digunakan untuk pembangunan jalan sabuk merah perbatasan.
Setelah sebagian bukit tersebut digali, area sekitarnya terlihat lebih tinggi dan memiliki pemandangan menarik.
“Karena sudah digaruk di bagian bawah bukit, maka kelihatannya agak tinggi ke atas. Dari situ muncul ide untuk menjadikannya sebagai tempat wisata,” kata Fransiskus Nopu.
Ia mengatakan, pada tahun lalu pemerintah desa menganggarkan dana sebesar Rp104 juta untuk pembangunan kawasan wisata Bukit Leosikun. Dana tersebut digunakan untuk membangun berbagai fasilitas penunjang, seperti spot foto, rumah pohon, kantin, serta lopo-lopo sebagai tempat bersantai bersama keluarga.
Bukit Leosikun berada pada ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga pengunjung bisa menikmati panorama alam yang indah, termasuk pemandangan Gunung Mutis. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati matahari terbit dan terbenam dari lokasi tersebut.
“Jadi lengkap. Apalagi kalau musim hujan seperti sekarang, ada kabut-kabutnya, tambah bagus lagi,” ujarnya.
Sejak pertama kali dibuka hingga saat ini, Bukit Leosikun terus dipadati pengunjung. Pengunjung datang sejak pagi hingga malam hari. Menurut Kepala Desa, kehadiran objek wisata ini memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Masyarakat setempat memanfaatkan peluang tersebut dengan membuka lapak usaha, seperti menjual kopi dan teh, hasil bumi berupa sayur-mayur dan buah-buahan, khususnya stroberi. Selain itu, hasil tenunan berupa kain dan selendang khas daerah juga dijual dan diminati pengunjung.
“Semua itu laku terjual,” katanya. Pengunjung Bukit Leosikun tidak hanya berasal dari wilayah TTU, tetapi juga dari Kupang, bahkan ada wisatawan dari luar negeri.
Ke depan, Kepala Desa Saenam berharap desanya dapat berkembang menjadi desa wisata, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkenalkan potensi alam Desa Saenam ke tingkat yang lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....