Fokus SHF: Pendidikan Pariwisata Berkelanjutan atasi Kesenjangan

  • 18 Jan 2026 11:23 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID,Atambua: Sumba Hospitality Foundation (SHF) yayasan sosial non profit di Kabupaten Sumba Barat Daya Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdedikasi pada pendidikan dan pelatihan perhotelan bagi generasi muda untuk membangun pariwisata berkelanjutan.

Hal tersebut diutarakan Kepala Sekolah Sumba Hospitality Foundation Yong Aten Fernandez pada perbincangan rri.co.id,Sabtu 17 Januari 2026.

"Visi kami adalah memberikan akses pendidikan yang setara bagi pemuda Sumba yang kurang mampu untuk memutus rantai kemiskinan dan masalah sosial seperti pekerja anak atau perdagangan manusia.Kami percaya pariwisata bukan sekadar industri, tapi alat untuk memberdayakan masyarakat lokal," ujar Aten.

Pendidikan vokasi pariwisata yang kuat di sekolah kejuruan Sumba SHF dapat menciptakan lulusan siap kerja dengan keterampilan praktis di perhotelan. "Fokus pada teori 30% dan praktik 70% dengan membangun karakter (loyalitas, disiplin), kemandirian serta kemitraan erat dengan industri" katanya.

"Ini untuk membuka lapangan kerja dan mengatasi kemiskinan juga pengangguran serta memastikan siswa punya skill. Kemampuan yang relevan dan berkontribusi nyata pada pembangunan pariwisata Sumba yang berdampak positif jangka panjang," tuturnya.

Kurikulum SHF (Sumba Hospitality Foundation) memiliki perbedaan mendasar dibandingkan sekolah perhotelan lainnya karena pendekatannya yang mengintegrasikan aspek sosial, lingkungan, dan kemandirian.

"Fokus pada Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable & Regenerative Tourism) berbeda dengan kurikulum standar yang berfokus pada operasional bisnis hotel secara komersial. Kami di SHF menekankan pada model pariwisata berkelanjutan, dimana siswa tidak hanya belajar melayani tamu.

SHF juga tekankan cara menjaga ekosistem lokal dan meminimalkan dampak negatif pariwisata terhadap lingkungan. Pembelajaran di SHF dilakukan dengan sistem asrama (residential) di dalam kawasan eco-resort yang ramah lingkungan.

Sumba Hospitality Foundation (SHF) memainkan peran kunci dalam masa depan pariwisata berkelanjutan di Sumba melalui pendidikan vokasi yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal

"Pariwisata berkelanjutan harus melibatkan masyarakat lokal,bukan hanya sebagai penonton. Kami berharap lulusan SHF menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai tanggung jawab lingkungan dan sosial," ucapnya.

Singkatnya, SHF membangun pariwisata berkelanjutan dengan mempersenjatai pemuda Sumba dengan keterampilan dan karakter unggul, sehingga mereka menjadi tulang punggung pariwisata yang bertanggung jawab dan mensejahterakan daerahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....