Digitalisasi UMKM Permudah Interaksi Bukan Mengubah Nilai

  • 02 Feb 2026 23:46 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Yumince Pinat,S.Th.,CLC pemilik UMKM Norakal menegaskan bahwa, digitalisasi tidak seharusnya mengubah cara UMKM berinteraksi dengan pelanggan secara nilai dan kejujuran.

“Digitalisasi hanya mempermudah interaksi, bukan mengubah cara interaksi dengan pelanggan,” ujarnya dalam siaran UMKM Bicara RRI Atambua, Senin 2 Februari 2026

Ia menyampaikan, kunci utama keberlangsungan bisnis UMKM bukan sekadar penjualan besar, melainkan repeat order dari konsumen loyal.

“Kunci bisnis itu bukan omset sekali, tapi repeat order. Kalau kita kejar orderan yang datang sekali artinya kita tidak akan bertahan,” kata Yumince menegaskan.

Menurutnya, pelaku UMKM harus mengedepankan edukasi dan kejujuran dalam konten, bukan hard selling atau mengejar viral semata.

Ia menjelaskan, NORAKAL fokus pada segmen pasar spesifik yakni pencegahan rambut rontok dan kebotakan dini, khususnya pada laki-laki usia produktif.

“Laki-laki lebih cepat botak, umur 27 sudah mulai rontok dan yang bersangkutan kadang tidak sadar, apa yang dia alami,” ucapnya.

Yumince menekankan pentingnya memahami keluhan pelanggan, kebiasaan konsumen, serta membaca analisis data  platform digital sebelum menentukan strategi konten.

"Dengan berinteraksi secara jujur bersama pelanggan, pelaku usaha bisa paham apa yang dibutuhkan dari produk kita, ini sangat penting," tuturnya.

Ia menutup dengan pesan agar UMKM berani masuk pasar digital sambil belajar, karena keberanian bukan berarti tanpa takut, tetapi tetap melangkah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....