BI NTT Gelar Beragam Kegiatan di Belu

  • 11 Agt 2024 22:24 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meriahkan masyarakat Kabupaten Belu, dengan menggelar serangkaian kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan BI Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kabupaten Belu:

1. CBP Goes to School
Edukasi nilai Cinta, Bangga dan Paham (CBP) Rupiah kepada pelajar SD, SMP dan SMA.

2. Edukasi CBP di PLBN Wini, sebagai bentuk sinergi kegiatan Border Run yang diselenggarakan KBRI-Timor Leste.

3. Launching QIRIS di Retribusi Pasar, bertujuan untuk efektifitas dan optimalisasi pembayaran retribusi oleh pedagang pasar di Kabupaten Belu.

4. High Level Meeting terkait TP2DD dan TPID, diskusi tingkat tinggi mengenai kebijakan pembayaran dan inflasi daerah.

5. Pasar Murah Sembako dengan Pembayaran Non Tunai QIRIS dilaksanakan di Pasar Motaain.

6. Experience QIRIS, setiap rangkaian kegiatan CBP diikuti pengalaman transaksi non tunai menggunakan QIRIS senilai Rp79, yang memberi peserta kesempatan mendapatkan 1 liter minyak goreng.

7. Talkshow terkait rupiah di perbatasan, diskusi soal finansial, perlindungan konsumen, dan inklusi keuangan.

8. Kolaborasi Border City Run (BCR), kegiatan lari di Atambua yang melibatkan masyarakat setempat.

9. Konser CBP Rupiah, menghadirkan arti lokal untuk menyampaikan pesan CBP kepada masyarakat dalam jumlah besar dan berbagai segmen.

Menurut keterangan Humas BI Provinsi NTT melalui pesan WhatsApp pada Minggu 11 Agustus 2024, tujuan dari rangkaian kegiatan ini adalah untuk membangun pemahaman masyarakat akan nilai Cinta, Bangga dan Paham Rupiah sehingga Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa tetap terjaga.

"Kegiatan ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan," ujar Humas BI NTT. Demikian keterangan yang diperoleh rri.co.id, Minggu, (11/8/2024).

Harapannya, dengan edukasi nilai CBP kepada semua segmen masyarakat, perilaku terhadap Rupiah semakin baik, menjaga kedaulatan NKRI serta memperkuat Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

"Kami bangga terhadap upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Belu dalam mendorong UMKM dan industri perdagangan," ujar Humas BI NTT.

Selain itu, semakin seringnya dilaksanakan event yang melibatkan masyarakat dari luar Kabupaten Belu, diharapkaan dapat mendongkrak perekonomian lokal, baik di sektor mikro, menengah, jasa maupun perdagangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....