BMKG Imbau Sektor Pertanian dan Sumber Daya Air Antisipasi Musim Hujan 2026/2027

  • 01 Okt 2026 22:18 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan rekomendasi penting bagi berbagai sektor strategis. Langkah ini diambil menyusul prediksi mundurnya jadwal awal musim hujan di NTT.

Para petani diimbau segera menyesuaikan jadwal tanam berdasarkan rilis fenomena cuaca terbaru pada Selasa, 30 September 2026. Pemilihan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi dinamika iklim juga sangat diperlukan.

Sektor sumber daya air disarankan mengoptimalkan penampungan air hujan pada skala rumah tangga. Upaya pemanenan air menjadi sangat penting untuk menjaga ketersediaan pasokan selama kemarau.

Identifikasi potensi cekungan air tanah dan lokasi sumur bor baru perlu segera ditingkatkan. Langkah ini menjadi solusi alternatif dalam mengatasi ancaman krisis air bersih warga.

Pengelolaan sistem drainase serta upaya konservasi air harus dikelola secara berkelanjutan dan optimal. Pengaturan ini penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan pasokan air permukaan lingkungan.

Sektor energi diminta mengatur elevasi waduk serta pelepasan air secara terukur dan proporsional. Kebijakan tersebut diperlukan demi menjaga operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air tetap stabil.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bencana kebakaran hutan pada Oktober hingga November. Risiko kekeringan masih mengintai akibat tertundanya masa peralihan musim di sebagian wilayah.

"BMKG menghimbau agar informasi Prediksi Musim Hujan ini dijadikan sebagai bentuk Peringatan Dini," tulis BMKG dalam rilisnya. Informasi prakiraan iklim diharapkan dapat segera ditindaklanjuti menjadi aksi nyata di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....