Luri Panamu Hijaukan Lahan Kritis Sumba

  • 09 Sep 2026 17:13 WIB
  •  Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Komunitas Luri Panamu di Sumba Timur-NTT, berikan contoh nyata gerakan pemuda dan masyarakat lokal mengubah lahan kering nan tandus menjadi oase hijau yang produktif. Demikian disampaikan Petrus Lamba Awang, pengurus perkumpulan dimaksud kepada rri.co.id, Selasa 8 September 2026.
Komunitas prihatin mendalam terhadap lanskap Sumba yang didominasi padang sabana gersang tanpa pepohonan rindang untuk bernaung. Sehingga melalui sentuhan inovasi, ketekunan, dan adaptasi terhadap perubahan iklim, Luri Panamu berhasil mematahkan pesimisme awal dari masyarakat sekitar.
"Dengan ketekunan, dan strategi serta adaptasi terhadap perubahan iklim yang tepat, Luri Panamu berhasil membuktikan bahwa penghijauan di lahan kritis Sumba dapat terwujud. Ini sekaligus mematahkan pesimisme awal dari masyarakat sekitar," kata Petrus melalui sambungan telepon.
Misi utama Luri Panamu membawa pesan mendalam tentang kehidupan yang berkelanjutan dengan fokus utama gerakan ini meliputi:
-Penghijauan Padang Sabana
-Konservasi Sumber Daya Alam
-Edukasi Lingkungan.

Petrus menuturkan, selain bertani, para pemuda dan anak-anak diaktifkan juga untuk memilah sampah plastik. "Sampah ini didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomis, sekaligus menjaga desa tetap bersih dan ramah lingkungan," ujarnya.

Petrus Lamba Awang dan rekan-rekannya membuktikannya dengan konsisten, perlahan namun pasti. Masyarakat mulai terinspirasi dan kini puluhan orang aktif terlibat di dalamnya.

"Gerakan Luri Panamu membuktikan bahwa keterbatasan air dan tantangan lahan kering di Sumba bukanlah akhir dari segalanya. Melainkan sebuah ruang bagi pemuda untuk melahirkan inovasi demi masa depan bumi Sumba yang lebih asri," ucap Petrus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....