Anak-Anak Korban Bencana di Flores Ikut Kegiatan Pemulihan Trauma

  • 06 Sep 2026 06:20 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Anak-anak terdampak bencana di Desa Bangka Kuleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur mulai ceria kembali. Mereka mengikuti berbagai aktivitas bermain untuk memulihkan trauma pascabencana.

Kegiatan interaktif ini dihadirkan untuk mengembalikan kebahagiaan anak-anak desa. Warga menyambut hangat kehadiran program pendampingan psikososial tersebut.

Kepala Desa Bangka Kuleng Marselinu Mohon mengapresiasi tinggi aksi kepedulian sosial ini. Menurutnya, pemulihan mental anak sangat krusial di masa pemulihan.

Putra Putri Budaya NTT 2025, Dionis D. K. Suwandi dan Prisilia Cantika Manterio bersama Kepala Desa Bangka Kuleng Marselinu Mohon (tengah). (Foto: Dok. Putra Putri Budaya NTT)

"Trauma anak-anak pascagempa sedikit demi sedikit mulai terobati hari ini," ujar Marselinu Mohon, Sabtu, 5 September 2026. Ia menilai pendekatan melalui permainan sangat efektif menghibur anak-anak.

Marselinu mengungkapkan, kondisi psikologis anak memang menjadi perhatian utama setelah bencana gempa. Aktivitas bersama berhasil mengurangi rasa takut yang mereka alami.

Pemerintah desa, melalui Kepala Desa berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan berkala. Pendampingan berkelanjutan sangat dibutuhkan hingga kondisi benar-benar pulih.

Putra Putri Budaya NTT 2025, Dionis D. K. Suwandi dan Prisilia Cantika Manterio menyalurkan bantuan kemanusiaan dan melakukan aksi pemulihan trauma kepada anak-anak. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 2 September 2026 di Desa Bangka Kuleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur. (Foto: Dok. Putra Putri Budaya NTT)

Ia mengaku, senyum anak-anak kini menjadi simbol harapan baru bagi warga. Desa Bangka Kuleng perlahan bangkit menuju keadaan yang lebih baik.

Diketahui, bantuan kemanusiaan ini berasal dari Yayasan Putra Putri Budaya Indonesia (PPBI) dengan sekaligus menghadirkan kegiatan pendampingan bagi masyarakat. Selain pemberian bantuan, kegiatan juga menghadirkan sejumlah aktivitas yang melibatkan anak-anak berlangsung pada Rabu, 2 September 2026.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh Putra Putri Budaya NTT 2025, Dionis D. K. Suwandi dan Prisilia Cantika Manterio. Kegiatan ini sebagai bagian dari kepedulian Putra Putri Budaya Indonesia terhadap masyarakat terdampak bencana di Flores.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....