Pemkab Belu Siapkan SDM dan Pendampingan bagi Desa Hasil Pemekaran

  • 02 Sep 2026 12:30 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Pemerintah Kabupaten Belu menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung kesiapan desa-desa hasil pemekaran mendatang.

Persiapan tersebut mencakup penguatan aparatur, pendampingan administrasi, hingga pengembangan potensi ekonomi desa secara berkelanjutan.

Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas Sosial PMD Kabupaten Belu, Adrian Thomas. Bria, ST, menegaskan pentingnya kesiapan aparatur.

Menurutnya, desa baru harus memiliki sumber daya manusia yang mampu menjalankan pemerintahan secara efektif nantinya.

Pemerintah daerah telah menunjuk penjabat kepala desa, sekretaris, dan perangkat desa pada wilayah persiapan saat ini.

Selain itu, berbagai kegiatan bimbingan teknis akan diberikan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa.

"Aparatur desa memang harus dipersiapkan dengan baik terlebih untuk desa-desa yang akan menjadi definitif," katanya kepada RRI Atambua, Kamis 27 Agustus 2026.

Pemekaran desa juga membutuhkan dukungan masyarakat sejak tahap awal pengusulan hingga proses verifikasi berjenjang.

Usulan masyarakat menjadi dasar utama sebelum dilakukan kajian oleh pemerintah kecamatan dan kabupaten.

Dari dua puluh dua desa yang diusulkan sejak awal, hanya delapan belas desa memenuhi persyaratan.

Persyaratan tersebut mencakup jumlah penduduk, batas wilayah, potensi ekonomi, hingga kemampuan keuangan desa.

"Jumlah penduduk, luas wilayah, batas wilayah, potensi ekonomi, sosial budaya, kemampuan keuangan menjadi syarat pemekaran," ujarnya

Pemerintah Kabupaten Belu juga mendorong penguatan Badan Usaha Milik Desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi.

Setiap desa diharapkan mampu mengembangkan produk unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara mandiri.

Pendampingan akan terus dilakukan hingga desa-desa tersebut mampu menjalankan tata kelola pemerintahan secara optimal.

Monitoring dan evaluasi berkala juga direncanakan guna memastikan seluruh persyaratan tetap terpenuhi dengan baik.

"Proses pendampingan terus kami lakukan dan minggu depan kami akan melakukan monitoring serta evaluasi," katanya.

Pemerintah berharap pemekaran desa tidak hanya memperkuat administrasi pemerintahan tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Dengan demikian, manfaat pemekaran dapat dirasakan langsung oleh warga hingga wilayah pelosok Kabupaten Belu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....