Pernikahan Dini Picu Tingginya Kasus Stunting Alor

  • 26 Jul 2026 21:58 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID,Alor - Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) Dinas PP-KB Kabupaten Alor, Daniel Datu Koda mengungkapkan pernikahan dini masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Alor. Menurutnya hal tersebut membutuhkan upaya pencegahan melalui edukasi, kolaborasi, dan pendampingan karena berkontribusi besar terhadap tingginya kasus stunting.

Kepada rri.co.id, Rabu 21 Juli 2026 Daniel mengungkapkan Masalah stunting di kabupaten Alor sangat memprihatinkan sehingga membutuhkan perhatian serius, karena tingginya angka kasus tersebut mengancam kualitas kesehatan, tumbuh kembang, serta masa depan generasi penerus di bumi kenari.

“Kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah daerah. Penanganan masalah tumbuh kembang anak ini harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan,”ucapnya.

Daniel menuturkan faktor utama penyebab stunting di Alor sangat kompleks. Salah satunya yaakni kurangnya asupan gizi seimbang pada ibu hamil dan balita menjadi penyebab paling mendasar.

“Selain masalah gizi, akses terhadap air bersih serta sanitasi yang buruk turut memperburuk kondisi kesehatan masyarakat. Faktor-faktor lingkungan ini berisiko tinggi memicu timbulnya berbagai penyakit infeksi pada anak."

Ia menambahkan Pengaruh perkawinan usia dini terhadap meningkatnya risiko stunting juga tergolong sangat besar. Remaja perempuan yang menikah muda secara biologis belum siap untuk mengandung dan melahirkan anak.

“Kondisi organ reproduksi yang belum matang berisiko menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Selain itu, calon ibu muda kerap mengalami pendarahan hingga kekurangan asupan gizi selama masa kehamilan."

Dijelaskan ketidaksiapan mental dan minimnya pengetahuan pola asuh orang tua muda juga menjadi tantangan besar. Hal ini berdampak langsung pada pemenuhan nutrisi serta perawatan tumbuh kembang anak secara optimal.

Oleh karena itu, Dinas PP-KB Alor terus memperkuat edukasi pencegahan pernikahan dini di tengah masyarakat. Langkah pencegahan ini dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai stunting di Kabupaten Alor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....