Pencegahan Perkawinan Dini Kunci Utama Tekan Stunting
- 26 Jul 2026 21:46 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor- Pentingnya pencegahan perkawinan usia dini menjadi langkah strategis menekan angka stunting, sekaligus mewujudkan generasi Alor yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. Hal itu disampaikan Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) Dinas PP-KB Alor, Daniel Datu Koda, Rabu 21 Juli 2026.
Daniel menjelaskan Pencegahan pernikahan muda menjadi pilar utama dalam menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat. Pasangan yang menikah di usia matang dinilai jauh lebih siap menghadapi fase kehamilan dan pengasuhan anak.
“Bahwa kesiapan fisik serta mental calon ibu sangat menentukan kualitas tumbuh kembang janin. Remaja yang belum cukup umur cenderung berisiko tinggi melahirkan anak dalam kondisi kerdil atau stunting,”ujarnya.
Ia menuturkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi terus digalakkan secara intensif di wilayah Kabupaten Alor. Upaya ini ditujukan agar para remaja memahami dampak jangka panjang dari pernikahan di usia bawah umur.
Lebih lanjut Daniel menambahkan Pemda kabupaten Alor saat ini tengah menjalankan berbagai program strategis untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu fokus utamanya adalah penguatan program Generasi Berencana atau GenRe di tingkat sekolah dan masyarakat.
“Melalui program GenRe, para remaja didampingi untuk merencanakan pendidikan, karir, serta usia pernikahan yang ideal. Selain itu, pemerintah juga membentuk Tim Pendamping Keluarga yang bergerak langsung di lapangan."
Tim ini bertugas memberikan pengawasan dan edukasi gizi bagi calon pengantin, ibu hamil, serta balita. Pendekatan langsung ke rumah warga diharapkan mampu mendeteksi potensi stunting sejak dini secara efektif.
Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci suksesnya seluruh program penurunan stunting di Alor. Melalui kolaborasi ini, target menciptakan Bumi Kenari bebas stunting optimis dapat segera terwujud.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....