Gubernur NTT: Keluarga dr. Icha Tidak Boleh Berjalan Sendiri

  • 28 Jun 2026 22:51 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Kami datang bukan hanya membawa ucapan belasungkawa. Tetapi membawa rasa empati dan komitmen bahwa keluarga tidak boleh merasa berjalan sendiri.

Demikian pernyataan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat melayat ke rumah duka almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni. Dilansir rri.co.id, dari akun Facebook terverifikasi @Melki Laka Lena, Minggu 28 Juni 2026.

Dirinya juga tegas meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional dan transparan. Dan yang terbukti terlibat harus mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, berpelukan dengan Gabriel Pakaenoni, Ayahanda Almarhumah dr. Icha Pakaenoni saat layatan berlangsung (Foto: Tangkapan Layar Akun Facebook @Melki Laka Lena)

"Biarkan proses berjalan, agar semua menjadi terang. Siapa pun yang terbukti terlibat harus bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku," katanya dalam postingan dimaksud.

Diketahui melalui postingan dimaksud, Layatan Gubernur Melki berlangsung di RSS Baumata, Kabupaten Kupang pada hari yang sama. Dia datang bersama istrinya Asti Laka Lena.

Masih dalam postingan yang sama Gubernur Melki mengatakan, dirinya telah ikut dugaan intimidasi terhadap dr. Icha sejak awal. "Sejak awal, informasi terkait dugaan intimidasi yang dialami dokter Icha sudah saya ikuti."

Gubernur Melki mengatakan, tentang langkah kongkrit yang dilakukannya. "Dan saya telah berkoordinasi agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik."

"Namun kabar kepergian dokter Icha, menjadi pukulan bagi kita semua. dr. Icha bukan hanya seorang dokter, tetapi seorang anak bangsa yang mengabdikan dirinya untuk menyelamatkan nyawa masyarakat, termasuk dengan keahlian khususnya menangani kasus gigitan ular berbisa di wilayah NTT," ujarnya.

Lanjutnya tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah mereka yang hadir merawat kehidupan. Mereka harus bekerja dalam rasa aman, bukan dalam ketakutan.

"NTT berduka, kita semua berharap kebenaran menemukan jalannya.

Mari kita doakan keluarga dokter Icha diberikan kekuatan dan ketabahan," tuturnya mengakhiri narasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....