Desa Silaipui Alor, menuju Kemandirian

  • 04 Jun 2026 16:21 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID,Atambua - Kepala Desa Silaipui Yulius Asadama mengatakan, pembangunan infrastruktur di Desa Silaipui Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor-NTT difokuskan sebagai fondasi utama pendukung program ketahanan pangan guna menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat desa.

''Kemandirian ekonomi suatu daerah tidak dapat dipisahkan dari pemanfaatan sumber daya lokal. Dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,'' ucap Yulius kepada rri.co.id, Rabu 4 Juni 2026.

Menurut Yulius Integrasi infrastruktur dan ketahanan pangan berbasis potensi lokal ikut menentukan keberhasilan. "Kita dapat wujudkan melalui pembangunan sarana seperti irigasi, jalan usaha tani dan fasilitas lainnya."

''Langkah ini memastikan sektor produk unggulan desa dapat produktif optimal, menciptakan pasokan pangan yang kuat. Serta meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat perdesaan secara berkelanjutan,'' ujarnya.

Yulius menegaskan bahwa ketahanan pangan yang disokong infrastruktur desa menjadi langkah strategis untuk menekan berbagai persoalan mendasar. "Termasuk angka stunting atau masalah gizi buruk seperti, bahkan sampai faktor ekonomi."

''Ketika derajat kesehatan masyarakat meningkat berkat pemenuhan pangan yang baik, masyarakat menjadi lebih produktif. Produktivitas inilah yang otomatis menggerakkan roda ekonomi dan melahirkan kemandirian finansial tanpa bergantung sepenuhnya pada pasokan luar daerah,'' kata Yulius.

Menurutnya, kolaborasi anggaran eksternal salah satu poin penting dalam membangun segala infrastruktur. Karena harus melalui sinergi dengan pemerintah daerah, pusat atau swasta.

Hal ini disebabkan Dana Desa memiliki plafon terbatas. Langkah ini krusial untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur dasar, terutama penyediaan air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak bagi warga.

‘’Keterbatasan Dana Desa menuntut harus berkolaborasi anggaran agar pembangunan di daerah pelosok dapat berjalan optimal. Sinergi lintas sektor, termasuk kolaborasi inovasi kesehatan lokal, menjadi strategi utama untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur dasar,’’ tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....