PGI Soroti Tantangan Gereja Pada Era Digital Modern
- 13 Mei 2026 16:03 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor-Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia menyoroti tantangan pelayanan gereja menghadapi perkembangan sosial dan digital yang terus memengaruhi pola kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda saat ini. Hal itu disampaikan Ketua Tim Pelaksana Sidang MPH PGI, Obeth Bolang, S.Sos., M.AP.
Ia mengatakan gereja perlu menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai iman, persaudaraan, toleransi, serta tanggung jawab sosial kepada masyarakat luas bersama. Obeth Bolang menjelaskan gereja harus mampu menjadi ruang pembinaan karakter dan moral masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.
“Perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat dalam mendukung pelayanan dan penyebaran informasi gereja. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan baru yang perlu disikapi secara bijaksana oleh seluruh umat", kata Obedt Bolang Selasa 12 Mei 2026.
“Penggunaan media sosial dinilai perlu diarahkan untuk membangun komunikasi yang sehat dan mempererat persaudaraan. Gereja juga diminta aktif menyebarkan pesan damai, kasih, dan toleransi melalui platform digital".
Ia menuturkan PGI memandang tantangan sosial saat ini bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga perubahan pola interaksi masyarakat. Karena itu, gereja perlu memperkuat pelayanan berbasis kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Tambahnya keberagaman masyarakat Indonesia harus dijaga melalui semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama. Gereja memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan saling menghormati.
Sidang MPH PGI dan HUT PGI ke-76 diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan gereja menghadapi perkembangan zaman. PGI juga mengajak seluruh umat menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....