KPID NTT: Literasi Masyarakat Kunci Hadapi Konten Sensasional
- 05 Apr 2026 05:46 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – KPID NTT menilai literasi media masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi maraknya konten sensasional yang beredar di berbagai platform media digital saat ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Fredrikus Royanto Bau,S.E, MM, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID NTT dalam siaran Obrolan Komunitas Edisi Jumat, 3 April 2026, yang menyoroti peran publik dalam ekosistem informasi.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat kini tidak hanya sebagai konsumen informasi, tetapi juga produsen yang aktif menciptakan dan menyebarkan konten melalui media sosial.
Menurutnya, kondisi ini menimbulkan tantangan baru karena banyak informasi tidak terverifikasi yang beredar luas dan memengaruhi persepsi publik secara signifikan.
Fredrikus menegaskan bahwa lembaga penyiaran tetap menjadi benteng terakhir dalam memverifikasi informasi sebelum dipercaya oleh masyarakat luas.
“Kami selalu minta masyarakat cek dulu ke lembaga penyiaran karena mereka masih menjadi penjernih informasi yang dapat dipercaya,” ucapnya.
Ia juga mengkritik kecenderungan media yang mengambil konten dari media sosial tanpa verifikasi, termasuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan secara tidak transparan.
Menurutnya, praktik tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap media dan menciptakan kebingungan informasi di tengah masyarakat.
Fredrikus menekankan bahwa ke depan KPID NTT akan lebih fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui gerakan literasi media secara masif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....