Langgar Cekdam, Warga Belu Meminta Pemerintah Membangun Jembatan
- 10 Feb 2026 16:23 WIB
- Atambua
RRI. CO. ID, Atambua - Pembangunan jembatan kecil penghubung di lokasi Cekdam Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu menjadi urgen pelaksanaan. Mengingat setiap musim penghujan warga berdomisili khususnya di 4 lokasi Rt sekitar Cekdam, sulit beraktifitas dikarenakan harus melewati pintu air Cekdam.
Sarana jembatan penghubung apapila sudah dibangun pemerintah sekiranya memudahkan para pejalan kaki terlebih lagi kalangan pelajar ke sekolah.
"Ini mendesak karena anak-anak ke sekolah lebih dekat lewat Cekdam. Lewat jalan memutar jauh bisa terlambat sekolah, kecuali ada kendaraan," kata Ketua Rt 01 Umanen Egidius Kali Senin 9 Februari 2026.
Pasalnya selama ini terdapat belasan anak bersekolah di SDN Onoboi dan SMPN Umanen Belu, saat ke sekolah harus melanggar pintu air Cekdam. Hal ini pun cukup beresiko.
Apalagi musim penghujan tiba, turun hujan lebat debit air meningkat di pintu pembuangan, anak-anak ke sekolah tidak berhati-hati cukup berbahaya. Kondisi jalan berlumpur dan licin bisa kecebur ke dalam air Cekdam.
"Kalau hujan orang tua juga kuatir, antar juga pulang dijemput. Banyak anak pernah jatuh ada yang patah tulang, takutnya itu dibawah air," ucap Egidius.
Ia mengungkapkan, seharusnya pemerintah sudah melihat kondisi yang ada. Terbilang urgen segera di bangun sarana jembatan penghubung tepat di pintu pembuangan air Cekdam. Dkarenakan sudah beberapa kali terjadi insiden kecelakaan.
Ia menceritakan setiap pagi anak-anak bersama ke sekolah melalui jalan tersebut. Saat menyeberang kondisi licin ada yang terjatuh kecebur air Cekdam, akibatnya tidak bisa ke sekolah.
"Minimal jembatan darurat masyarakat umum bisa pakai menyeberang dan terlebih anak sekolah. Orang tua kalau sudah musim hujan kuatir sekali takut celaka," ujarnya.
Dirinya pun pro aktif di setiap kesempatan rapat di tingkat kelurahan, salah satu point diusulkan adalah meminta pemerintah bangun jembatan.
"Terus usulan di setiap rapat Musrenbang biar pemerintah bisa liat prioritas untuk memudahkan anak-anak ke sekolah minimal buat jembatan kecil," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....