Panggung Seni Etnik Mengubah Orang Muda

  • 08 Feb 2026 17:16 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua- Pemberian panggung seni etnik bagi anak muda difokuskan untuk mengubah peran mereka. Dari sekadar penonton menjadi aktor aktif dalam memajukan kekayaan pertunjukan lokal.

Demikian disampaikan Mohammad Zaini Ratuloli,S.Pd, Guru Kesenian SMK Sura Dewa dan penggerak seni serta budaya Kab. Flores Timur, kepada rri.co.id, Sabtu 7 Februari 2026.

"Tujuannya simpel saja, agar ada regenerasi pelaku budaya. Kita biasakan mereka dengan pertunjukan seni yang diwariskan leluhur," tuturnya melalui sambungan telepon.

Baginya, membimbing generasi muda melalui seni lokal di sekolah seperti di SMK Sura Dewa Larantuka adalah cara membangun semangat dan jati diri di tengah keterbatasan fasilitas.

"Mengajar seni lokal di tengah keterbatasan fasilitas bukan sekadar transfer ilmu. Melainkan upaya membentuk karakter siswa dan memberikan manfaat dan bukti  kepada siswa," ujarnya.

Zaini Ratuloli, pernah terlibat aktif dengan Sastra Kalimalang di Bekasi Jawa Barat pada tahun 2003 hingga tahun 2012 untuk mendalami seni pertunjukan.

Karenanya saat ini, dia ingin buktikan bahwa inovasi dan kreatifitas kaum muda kunci seni etnis tetap relevan, dan memiliki daya saing di industri kreatif seni dan budaya.

"Tangan kreatif anak muda, khususnya di Larantuka mampu menjaga marwah seni lokal agar tidak hanya bertahan, tetapi juga bersinar di tengah ketatnya persaingan industri global," kata Zaini. (VM/EM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....