Stereotip Gender Hambat Langkah Perempuan di Era Modern

  • 06 Feb 2026 16:31 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Kondisi perempuan di era modern dinilai masih menghadapi tembok besar bernama stereotip gender. Perempuan sering kali memikul beban keluarga.

"Seharunya menjadi tanggung jawab laki-laki, kini juga dipikul perempuan modern," ujar Tamara Klau Duta Motivator Medsos Genre NTT 2020 dalam Podcast RRI Atambua, Selasa pekan ini.

Perempuan muda ini menyebutkan bahwa beban tersebut terasa semakin berat, bagi mereka yang berstatus anak sulung dalam keluarga. 

Tekanan untuk menanggung tanggung jawab besar ini sering kali menghambat ruang gerak perempuan dalam mengejar mimpi dan berkarir.

“Perempuan di zaman sekarang menghadapi hambatan mulai dari stereotip hingga kurangnya akses pelatihan pengembangan diri sebagai penunjang skill,” ujar Tamara.

Ia menekankan bahwa pengambilalihan tanggung jawab domestik secara sepihak masih menjadi isu yang krusial. Stereotip gender yang melekat kuat di masyarakat.

"Ini menjadi akar utama terjadinya diskriminasi terhadap kaum Perempuan. Akhirnya banyak perempuan merasa ragu-ragu Ketika ingin mengambil Keputusan penting untuk masa depannya," ucapnya.

Banyaknya tuntutan dan tekanan sosial akhirnya membatasi hak-hak Perempuan untuk melangkah lebih jauh di ruang public. “Perempuan sering berada diambang keraguan antara ingin maju atau tetap diam karena tekanan,” ujar Tamara

Menurutnya pendidikan inklusif satu-satunya jalan keluar membuka cara pandang kolot terhadap Perempuan. Tanpa edukasi , kesetaraan hak dan kedudukan sulit terwujud sepenuhnya. 

Harapannya akses pendidikan dibuka seluas-luasnya guna menghapus pandangan perempuan warga kelas dua. “Agar tidak ada lagi yang pandang rendah Perempuan,” ucapnya. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....