KDKMP Menutup Permainan Harga Hasil Bumi Oleh Tengkulak

  • 05 Feb 2026 19:40 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kabupaten TTU siap beroperasi di bulan Maret mendatang. Karena itu, harga hasil bumi di TTU akan lebih adil dan menguntungkan petani karena dijual langsung ke Koperasi, bukan lagi ke tengkulak yang sering memainkan harga. Hal ini disampaikan oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo saat diwawancarai awak media di ruangannya pada Rabu 4 Februari 2026.

Menurut Bupati Falent, KDKMP memang sudah ada regulasi yang mengatur dari pusat. Sehingga Pemda TTU akan bantu mengawasi supaya menjamin agar hasil bumi dari masyarakat akan dibeli oleh koperasi dimaksud dengan harga yang standar. Karena itu, tugas Pemda TTU secara berjenjang akan melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak khawatir soal harga hasil bumi", ujar mantan TNI ini.

"Jadi para tengkulak yang telah lama bermain harga hasil bumi seperti Asam, Kemiri, jambu mete dan lainnya selama ini tidak akan bisa lagi bermain. Karena harga hasil bumi yang ditetapkan di KDKMP lebih menguntungkan para petani. Sehingga antara petani dan koperasi akan menjamin kestabilan harga maupun suplai", ujar Bupati Falent.

Selanjutnya kata Bupati Falent, KDKMP yang membeli hasil bumi seperti hortikultura bisa menjadi penyuplai bahan baku bagi dapur SPPG dan mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Bahkan masyarakat (petani) bisa secara mandiri menjadi penyuplai bahan baku ke dapur SPPG juga.

Dikatakan Bupati Falent bahwa, keuntungan lain bagi KDKMP adalah memiliki gudang penampungan. Sehingga hasil bumi yang terlanjur dibeli lalu harga pasarannya anjlok maka stok barang itu bisa ditampung. Ke depan setelah harga pasaran sudah bagus maka KDKMP bisa menjual hasil bumi itu supaya menguntungkan bagi koperasi

"Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di TTU harus membatasi permainan harga hasil bumi yang selama ini dilakukan oleh para tengkulak dan merugikan masyarakat. Ini adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat TTU dan mengurangi kesenjangan ekonomi", ujar Bupati Falent.

Apalagi tiap KDKMP tiap desa dibekali 1 unit mobil truk dan mobil box untuk operasional dan dijamin oleh negara. Sehingga Pemda TTU tinggal menyiapkan SDM untuk para pengurus KDKMP yang ada. Karena kemampuan management dari para pengurus KDKMP saat ini masih menghawatirkan. Karena para pengurus itu, banyak yang tingkat pendidikannya masih minim sehingga butuh banyak pelatihan supaya arah pengembangan bisnis koperasi ke depan berjalan baik (SK).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....