Waspada Musim Hujan Kelurahan Manumutin Petakan Rawan Longsor

  • 05 Feb 2026 07:21 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua -  Memasuki musim hujan dengan intensitas rendah - lebat sebagai mitigasi bencana Kelurahan Manumutin melakukan pemetaan wilayah-wilayah yang berpotensi longsor.

Lurah Manumutin Saturmino Dos Rosario kepada rri.co.id Kami 5 Februari 2026 menyampaikan pemetaan dilakukan di wilayah  Daerah Aliran Sungai (DAS) yang rawan longsor  dan banjir  karena mengancam keselamatan warga di bantaran kali dengan kondisi tanah yang labil.

Saturmino Dos Rosario menambahkan pemetaan wilayah yang rawan longsor merupakan langkah penting untuk meminimalkan resiko dan dampak bencana bagi warga sehingga terdapat langkah antisipasi.

",Kita telah melakukan pemetaan potensi wilayah rawan longsor bersama perangkat kelurahan, dan kita selalu mengingatkan menghimbau kepada semua untuk selalu siaga jika curah hujan lebat dengan mengamankan barang-barang berharga miliknya," ucap Saturmino Dos Rosario.

Terkait titik-titik rawan longsor yang menjadi perhatian khusus Saturmino menyebutkan seperti di Rt 10,11, 12,13 dan Rt 14, juga Rt yang berada di DAS kali Talau Rt 2 15, 16, 17 dan Rt 18 yang rawan longsor dan rawan banjir.

",Itulah titik-titik rawan longsor yang menjadi perhatian serius pihak kelurahan sedangkan untuk daerah lain hanya terdapat banjir genangan sehingga lebih pada mengedukasi," kata Saturmino.

Ia menambahkan satu titik yang cukup mendapatkan perhatian serius yakni di wilayah Rt 27 yang longsor telah mengikis ke rumah pemukiman warga sekitar 23 meter dan melalui dana Blok Grand untuk padat karya pembuatan saluran untuk mengantisipasi curah hujan tinggi langkah antisipatif sementara penanganan longsor dan juga terdapat 3 KK di Rt 14 yang rumahnya telah dikikis tanah longsor dan diungsikan pindah ke rumah keluarga setempat dengan perbantuan dinas PUPR.

", Tentunya telah ada bantuan untuk dibangun rumah namun karena kendala lahan sehingga dibangun di dekat keluarga untuk sementara," kata Saturmino Dos Rosario.

Kemudian langkah tindak lanjuti dari pemetaan ini, penandaan titik rawan kemudian gencar mengingatkan dan mengedukasi agar membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana longsor semakin meningkat dan mampu mengurangi risiko kerugian materi maupun korban jiwa di wilayah Kelurahan Manumutin. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....