Polres Belu Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Turangga 2026

  • 02 Feb 2026 18:01 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Kepolisian Daerah Resort Belu (Polres Belu) menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Turangga Tahun 2026 dengan tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Ketupat-2026”. Kegiatan berlangsung di Lapangan Polres Belu, Senin 2 Februari 2026.

Upacara di pimpin oleh Wakapolres Belu, KOMPOL Lorensius, S.H.,S.I.K , diikuti personel Subden POM IX Udayana Belu, Kodim 1605 Belu, Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor, personel Polres Belu dari Sat Samapta, Sat Lantas, Staf Gabungan, gabungan Sat Reskrim, Sat Intel dan Sat Narkoba serta Dispenda Kab.Belu.

Sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Turangga 2026, Wakapolres Belu menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan peserta apel.

Membacakan amanat Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. Wakapolres Belu KOMPOL Lorensius selaku Inspektur Upacara mengungkapkan, faktor-faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda NTT, di antaranya faktor manusia yang didominasi pengendara di bawah pengaruh alkohol khususnya miras lokal, kurang kehati-hatian, serta pelanggaran aturan lalu lintas.

Selain itu, faktor kendaraan yang tidak layak jalan dan faktor kondisi jalan rusak serta kurangnya penerangan jalan dan rambu lalu lintas yang tidak memadai juga menjadi penyumbang terjadinya kecelakaan.

Untuk itu, Polri selama 2 pekan kedepan secara serentak di Indonesia menggelar Operasi keselamatan yang mengedepankan kegiatan preemtif, preventif dan persuasif serta humanis, dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

"Lakukan operasi keselamatan ini dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat. Mari Kita wujudkan kamseltibcar lantas yang mantap dengan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas"ujar Wakapolres Belu.

Guna memperoleh hasil yang maksimal dalam operasi tersebut, Wakapolres Belu menekankan seluruh personil agar bekerja sungguh-sungguh dalam Operasi Keselamatan Tahun Ini sehingga dapat Menekan Jumlah Korban Fatalitas Laka Lantas Dan Meminimalisir Kemacetan Lalu Lintas.

Wakapolres Belu menambahkan, terdapat 9 jenis pelanggaran yang menjadi fokus utama kepolisian dalam operasi keselamatan antara lain pertama tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari 1 orang, kedua yakni kendaraan truk yang tidak standar pabrikan, menambah panjang rangka dan merubah Spesifikasi Teknis (spektek) dan ketiga, kendaraan pribadi yang menggunakan sirine, rotator, strobo bukan peruntukannya.

"Kemudian pelanggaran kasat mata serta pelanggaran yang dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas antara lain TNKB Ranmor yang tidak sesuai dengan aturan, atau spektek, kendaraan pribadi yang digunakan sebagai kendaraan travel; dan kendaraan angkutan barang yang digunakan sebagai angkutan orang;"kata Wakapolres Belu.

Upacara Gelar Pasukan ini dihadiri pejabat yang mewakili Dandim 1605 Belu, Wadanyon A Pelopor Brimob Polda NTT, Para Kabag, Kasat, Kasubden POM IX Udayana Belu, Perwira Staf Polres Belu serta tamu undangan lainnya.

Sementara peserta Upacara terdiri dari barisan personel Subden POM IX Udayana Belu, Kodim 1605 Belu, Brimob Kompi 1 Yon A Pelopor, personel Polres Belu dari Sat Samapta, Sat Lantas, Staf Gabungan, gabungan Sat Reskrim, Sat Intel dan Sat Narkoba serta Dispenda Kab.Belu.

Untuk diketahui,dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcar Lantas menjelang Idul Fitri 1447 H, Polri di seluruh Indonesia serentak melaksanakan Operasi Kepolisian dengan sandi“Keselamatan 2026” yang dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 2 februari sampai dengan 15 februari 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....