Pojok Literasi Hadir Menjawab Keresahan Pemuda Alor
- 31 Jan 2026 19:24 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Keresahan pemuda terhadap minimnya ruang literasi yang inklusif di Kabupaten Alor melahirkan sebuah gerakan berbasis komunitas. Gerakan tersebut diwujudkan melalui Komunitas Pojok Literasi yang telah aktif berjalan selama lebih dari empat bulan. Komunitas ini menjadi ruang alternatif bagi pemuda untuk bertemu, berdiskusi, dan mengembangkan gagasan.
Pojok Literasi berdiri atas dasar kesadaran bahwa kampus dan lembaga pendidikan belum sepenuhnya berfungsi sebagai rumah literasi bagi mahasiswa dan pemuda. Ruang dialog dan dialektika dinilai masih terbatas. Kondisi itu mendorong lahirnya wadah nonformal yang terbuka bagi semua kalangan.
Founder Komunitas Pojok Literasi, Abdul Aziz, mengatakan literasi seharusnya menjadi kebutuhan bersama, bukan sekadar simbol status sosial. Ia menilai membaca, menulis, dan mengkaji sering kali hanya dinikmati oleh kelompok tertentu. Padahal literasi harus bisa diakses oleh siapa saja.
“Dalam hal ini membaca, menulis, dan mengkaji apapun itu malah kemudian menjadi tempat di mana teman-teman pemuda ini beriforia dengan strata sosial mereka,” ujar Abdul Aziz kepada rri.co.id, Sabtu 31 Januari 2026. Menurutnya, kondisi tersebut justru menjauhkan pemuda dari esensi literasi itu sendiri.
Komunitas ini membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa, pemuda putus sekolah, hingga masyarakat umum. Tidak ada batasan latar belakang pendidikan maupun ekonomi. Semua yang memiliki minat terhadap literasi dipersilakan untuk bergabung dan berproses bersama.
Beragam kegiatan rutin dilakukan, mulai dari diskusi, bedah buku, kajian tematik, hingga penulisan puisi. Kegiatan tersebut biasanya dilaksanakan pada malam Jumat dengan konsep tadabur alam. Pendekatan ini dipilih agar literasi terasa dekat dan membumi.
Abdul Aziz menegaskan bahwa gerakan ini murni lahir dari keresahan pemuda. Ia percaya, ketika pemuda mulai melek literasi, maka kualitas masyarakat akan ikut meningkat. Literasi dipandang sebagai fondasi utama dalam menyiapkan pemimpin masa depan. (Maslan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....