Bhabinkamtibmas Polsek Lamaknen Intensifkan Sambang Dialogis

  • 29 Jan 2026 18:07 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Upaya memberikan rasa aman, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Lamaknen Polres Belu, Bripka Arianto Anfrit Kama, kembali menggiatkan kegiatan sambang dialogis di wilayah binaannya, Desa Toheleten, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Sabtu 24 Januari 2026.

Kegiatan sambang tersebut berlangsung di Dusun Liu, Desa Loonuna. Dalam kesempatan itu, Bripka Arianto yang akrab disapa Bripka Arkam mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum.

“Intinya tetap jaga kamtibmas, tidak berbuat hal-hal yang melanggar hukum. Sesama tetangga harus selalu rukun. Kalau ada masalah, sebaiknya diselesaikan dengan baik, tidak boleh ada kekerasan ataupun main hakim sendiri,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat agar tidak ragu melapor kepada pihak kepolisian apabila terjadi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Kami ingatkan, kalau ada gangguan kamtibmas seperti perkelahian atau ada yang membuat keributan, tolong segera lapor ke kami supaya cepat ditindaklanjuti, sehingga persoalan tidak menjadi panjang dan besar,” katanya.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, Bripka Arkam yang didampingi petugas piket SPKT Polsek Lamaknen turut mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan yang belakangan ini terus meningkat intensitasnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat melintasi wilayah yang rawan longsor dan banjir, terutama pada malam hari.

“Kalau hujan turun setiap hari, otomatis sungai bisa meluap. Karena itu kami mengimbau masyarakat agar tidak lengah, apalagi mereka yang tinggal di pinggir kali,” ucapnya.

Menurutnya, kondisi jalan yang licin serta potensi longsor juga perlu menjadi perhatian serius warga saat bepergian.

“Begitu pun saat bepergian, sebaiknya hati-hati dengan kondisi jalan yang licin dan rawan longsor. Sebaiknya tidak melewati jalan yang berpotensi longsor atau jalan pinggir kali yang sering meluap. Ini kami sampaikan supaya masyarakat lebih waspada saat curah hujan tinggi,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....