Satgas Kebersihan Jaga Atambua Tetap Asri dengan Dedikasi

  • 26 Jan 2026 16:22 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Setiap petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belu memiliki tanggung jawab pada jalur masing-masing. Marsel Taek, seorang Satgas (Satuan Tugas) kebersihan menceritakan tugas yang dijalankan.

Ia mengatakan tugasnya khusus membersihkan arena di cabang Rumah Makan Sari Rasa Sesekoe menuju kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Belu. Di sela-sela kesibukannnya menyapu jalan pada Sabtu, 24 Januari 2026, Marsel mengungkapkan pekerjaan utamanya.

Pekerjaan itu mencakup menyapu jalan hingga memastikan saluran drainase tidak tersumbat oleh sampah. Ia juga rutin mencabut rumput liar agar aliran air tetap lancar saat hujan melanda.

Dijelaskan Marsel, sampah yang dikumpulkan kemudian akan diangkut oleh unit angkutan khusus ke tempat pembuangan di Lelowai. Proses pengangkutan ini melibatkan enam unit truk sampah dan empat unit mobil penarik kontainer sampah.

Selain itu, kata Marsel, kendaraan pengangkut sampah ini berkeliling ke 12 kelurahan untuk mengambil sampah pelanggan. Semua sampah tersebut dikumpulkan ke dalam container sebelum ditarik menuju Lokasi pembuangan akhir.

Di sisi lain, seksi pertamanan memiliki peran penting dalam memotong rumput di dua jalur yang memiliki tanaman. Penataan taman dilakukan secara rutin agar wajah Kota Atambua terlihat indah dan asri.

Ketika ditanya terkait dengan kelengkapan alat pelindung diri saat menjalankan tugas, Marsel memberikan penjelasan. "Pemerintah sebenarnya sudah melengkapi seluruh satgas kebersihan dengan alat pelindung diri," ujarnya.

"Seperti sepatu bot, seragam, kaus tangan dan masker," katanya, melanjutkan. "Namun para petugas sering merasa tidak nyaman atau terkendala saat harus memakai masker dan sarung tangan."

Faktor kenyamanan, lanjut Marsel, menjadi alasan utama mengapa atribut keselamatan kerja tersebut kadang tidak digunakan oleh petugas. Meski demikian, ia menilai kendala terbesar dalam menjaga kebersihan kota tetap terletak pada rendahnya kesadaran masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....