Curah Hujan Sawah Tadahan di Belu Persiapan Tanam
- 24 Jan 2026 15:39 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Turun hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Belu beberapa hari terakhir, membawa dampak baik warga tani bisa bercocok tanam. Turun hujan merendam lahan persawahan, warga petani pun memanfaatkan ketersediaan air membajak lahan dan menyiapkan benih padi untuk ditanami.
Pantauan rri.co.id Jumat 23 Januari 2026 seperti halnya di areal persawahan kelurahan Tulamalae, petani setempat mulai mempersiapkan lahan tanam. Bekerja membajak lahan, memperbaiki pematang dan menyiangi rumput di sekitar areal persawahan.
Warga tani setempat Fransiskus Abi mengatakan, turun hujan lebat terhitung hampir sepekan membawa dampak baik lahan sawah terendam air, sehingga petani bisa mulai menanam.
Menyangkut benih padi sudah disemai beberapa pekan sebelumnya sehingga tidak menjadi kendala. Ia pun memastikan paling terlambat Senin 26 Januari 2026 sudah mulai menanam di lahan garapan.
”Hari Senin sudah bisa tanam karena bibit sudah disemai lebih awal. Hari ini sisir lahan dengan bajak,” kata Fransiskus.
Faktor perubahan iklim menjadi pertimbangan tersendiri petani memulai aktifitas di lahan dengan buruan hujan. Sebab dikuatirkan perubahan iklim yang terjadi turun hujan terlambat dan bisa berhenti lebih awal.
“Hujan terlambat biasanya Januari sudah tanam padi sudah besar. Kita pertimbangan perubahan iklim jadi harus buruan hujan ” ucapnya.
Apabila sudah mulai menanam minimal pertanaman sudah tumbuh dewasa, kekurangan air bisa terbantu pasokan air cekdam dekat areal sawah, sehingga musim tanam tahun ini tidak sampai mengalami gagal panen.
”Hari Senin sudah bisa tanam karena bibit sudah disemai lebih awal. Hari ini sisir lahan dengan bajak," katanya.
Ia mengungkapkan, Musim Tanam 1 (MT1) 2025/2026 agak mundur masa tanam petani. Padahal biasanya dipertengahan Januari pertanaman padi sudah berusia sebulan tanam.
Curah hujan terlambat itupun masih dengan intensitas rendah, faktor penyebab khusus lahan sawah tadah hujan di musim tanam tahun ini terlambat tanam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....