Petani Belu Curah Hujan Baik Mempersiapkan Lahan Tanam

  • 24 Jan 2026 15:25 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Warga tani di wilayah kelurahan Tulamalae Kecamatan Atambua Barat Belu, memanfaatkan curah hujan yang turun dalam sepekan terakhir, mulai mempersiapkan lahan tanam.

Pantauan rri.co.id Jumat 23 Januari 2026 sebagain besar areal persawahan yang ada di dekat pinggir cekdam kelurahan setempat setelah turun hujan lebat terlihat sudah terendam air. Waktu yang tepat petani mempersiapkan lahan dan mulai menanam.

Warga tani kelurahan Tulamalae Fransiskus Abi memanfaatkan ketersediaan air dengan membajak lahan. Selain itu ikut memperbaiki pematang. Sementara menyangkut benih padi sebelumnya sudah disemai sehingga lahan siap bisa segera menanam.

“Hujan yang turun sepekan lahan mulai terendam air, siap mulai menanam. Benih sudah disemai tumbuh subur dan Senin ini, 26 Januari 2026 mulai tanam,” kata Fransiskus

Apa yang dilakukan sebagai pertimbangan buruan hujan. Sebab di Musim Tanam 1 (MT 1) 2025/2026 turun hujan pun terlambat dan masih dalam intensitas rendah. Dikuatirkan hujan berhenti lebih awal, petani bisa terancam gagal tanam berimbas gagal panen dialami petani.

“Curah hujan yang turun kita perlu pertimbangan segera tanam, dikarenakan sawah tadahan tergantung hujan,” ucapnya.

Lahan persawahan yang ada merupakan lahan sawah tadah hujan. Beruntung dekat dengan cekdam, masih bisa sedikit terbantu. Apabila curah hujan berhenti lebih awal, pasokan air dari lokasi cekdam.

“Bantu air cekdam kalau terjadi kekeringan, itu pun butuh biaya karena harus pakai mesin pompa air,” ujarnya.

Ia mengungkapkan untuk musim tanam tahun ini mundur masa tanam petani. Padahal biasanya dipertengahan Januari pertanaman padi sudah berusia sebulan. Curah hujan terlambat dengan intensitas rendah, khusus lahan sawah tadah hujan cukup terdampak dikarenakan kekurangan air petani terlambat tanam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....