Kepala Karantina Tinjau Kesiapan IKH Waingapu

  • 21 Jan 2026 15:05 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua: Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat M. Panggabean melakukan kunjungan kerja ke Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, dalam rangka meninjau rencana pembangunan Instalasi Karantina Hewan (IKH) sebagai bagian dari persiapan pemasukan sapi impor. Selasa 20 Januari 2026.

Kunjungan ini sekaligus menjadi forum koordinasi antara Badan Karantina Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, serta PT Asia Beef sebagai pelaku usaha yang berencana melakukan kegiatan pemasukan ternak.

Dalam agenda tersebut, Sahat bersama jajaran meninjau langsung sarana dan prasarana yang disiapkan PT Asia Beef, termasuk lokasi yang direncanakan sebagai IKH, sistem biosekuriti, akses logistik, serta kesiapan sumber daya pendukung. Peninjauan ini bertujuan memastikan bahwa seluruh rencana memenuhi standar karantina hewan, kesehatan hewan, dan perlindungan wilayah dari risiko hama dan penyakit hewan karantina.

Sahat menegaskan bahwa rencana pembangunan IKH dan pemasukan sapi impor harus dilaksanakan secara hati-hati dan bertanggung jawab. “Karantina hadir untuk memastikan setiap pemasukan hewan dilakukan secara aman, terukur, dan tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan hewan, lingkungan, maupun peternak lokal. Kesiapan sarana, prasarana, dan kepatuhan terhadap standar karantina menjadi syarat utama,” kata Sehat.

Ia juga menambahkan bahwa peninjauan ini belum merupakan persetujuan akhir, melainkan bagian dari proses evaluasi menyeluruh. “Kami melihat kesiapan di lapangan, mendengar masukan pemerintah daerah dan masyarakat, serta memastikan seluruh tahapan sesuai dengan regulasi. Prinsip kehati-hatian adalah hal yang tidak bisa ditawar,” ujar Sehat. Demikian informasi yang diperoleh rri.coid dari Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Utama Badan Karantina Indonesia, Rabu 21 Januari 2026.

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali menyambut baik kunjungan Kepala Badan Karantina Indonesia dan menekankan pentingnya melibatkan masyarakat lokal dalam setiap rencana investasi peternakan. “Pemerintah daerah berkepentingan agar setiap kegiatan yang masuk ke Sumba Timur memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya peternak lokal, serta tetap menjaga keamanan wilayah dari risiko penyakit hewan,” kata Bupati Umbu.

Menurut Umbu, Sumba Timur memiliki potensi peternakan yang besar, namun harus dikelola dengan kebijakan yang adil dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa Sumba Timur bukan hanya menjadi lokasi usaha, tetapi juga tempat tumbuhnya ekonomi masyarakat. Karena itu, kesiapan sosial, lingkungan, dan kemitraan dengan peternak lokal menjadi perhatian utama kami,” kata Bupati Umbu.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat terkait pentingnya sistem karantina yang kuat. Evaluasi kesiapan IKH di Waingapu akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan selanjutnya, dengan tetap mengedepankan perlindungan sumber daya hayati, kepentingan peternak lokal, serta ketahanan pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....