Ketua Penggerak PKK, NTT Tinjau Posyandu Kusa

  • 06 Des 2025 13:09 WIB
  •  Atambua

KBRN, Malaka: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ny. Mindriyati Astiningsih Laka, melakukan kunjungan kerja ke Desa Kusa, Kecamatan Malaka Timur Kabupaten Malaka, Jumat (5/12/2025). Kunjungan tersebut dalam rangka Uji Petik Lomba Posyandu dan Supervisi PKK.

Dalam kunjungan kerja nya Ny. Mindriyati Astiningsih Laka dan Rombongan NTT, didampingi Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, ketua dan wakil ketua tim pembina Posyandu Malaka, sejumlah pimpinan OPD. Rombongan disambut hangat oleh Camat Malaka Timur, Kepala Desa Kusa, Kapus, para kader Posyandu dan masyarakat di posyandu Kusa. Acara penyambutan berlangsung meriah bernuasa adat, ditandai dengan tarian Likurai diiringi pukulan gong yang dibawa oleh ibu-ibu berpakaian putih dan kain adat.

Hal tersebut langsung mendapatkan apresiasi dari Ny. Mindriyati Astiningsih Laka, yang menilai masyarakat sangat serius dalam menyiapkan kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan kunjungan kerja ini bertujuan untuk meninjau Posyandu dan PAUD serta bertemu dengan beberapa pengurus PKK. Dalam rangka Uji Petik Lomba Posyandu, posyandu Kusa menjadi salah satu peserta yang mengikuti lomba dan telah telah dinilai oleh tim penilai dari Provinsi.

"Kita harap, di hadapan bapak Bupati to, semoga setidaknya dari Malaka ada yang menjadi juara. Kalau pun belum saatnya tidak perlu berkecil hati, kita berpacuh dan kita berproses supaya tahun depan bisa ikut dan mendapat hasil yang terbaik," ucap Ny. Mindriyati Astiningsih Laka, dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan harapannya, karena Bupati Malaka berlatar belakang di bidang kesehatan. Hal ini terbukti dari kader Posyandu asal Malaka, Agustina Hoar Seran, yang meraih penghargaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diharapkan bisa menularkan semangat untuk saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kualitas Posyandu, sehingga dapat lahir lebih banyak kader berprestasi lainnya dari Malaka.

Menurutnya, setiap kehadiran kepala daerah dalam setiap kunjungan memberikan manfaat nyata. Setiap catatan dan temuan di lapangan akan ditindaklanjuti demi perbaikan daerah yang dikunjungi.

"Jadi satu, ketika para Kepala daerah hadir itu, jangan menjadi beban karena pasti dengan rentetan yang panjang itu pasti ada gunanya. Kalau rentetan panjang gak ada gunanya gak usah diajak ya bapak Bupati. Jadi rentetan panjang yang diajak pasti ada gunanya nanti Pertanian lihat apa, Peternakan lihat apa, dari Perbankan lihat apa, begitu kan. Untuk dari dinas Kesehatan juga nanti lihat apa, bisa melakukan hal-hal sesuai kedinasan mereka untuk membantu masyarakat desa ini," ujar Ketua PKK NTT.

Ia menegaskan bahwa setiap lokasi yang dikunjungi pejabat seharusnya mengalami perbaikan. Bila tidak ada perbaikan , berarti kunjungan tersebut sia-sia. Antara memang yang mengunjungi ini tidak melakukan apapun atau yang dikunjungi itu yang tidak mau merespon. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersinergi sehingga setiap kunjungan ada perbaikan dan hal-hal baik yang ditinggalkan di tempat tersebut.

Terkait Posyandu, ia menekankan pentingnya penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang sudah terintegrasi dalam enam bidang yaitu Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Sosial, serta Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, ketua Tim Penggerak PKK NTT juga menyempatkan untuk meninjau fasilitas Posyandu, memeriksa kesiapan para kader, tak hanya itu ia juga telah menyerahkan 1 unit rak buku, melihat pameran kerajinan lokal, serta menanam anakan pohon secara simbolis di halaman posyandu. (AS)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....