Program Live-In Pelajar SMK Katolik St. Yosef Nenuk

  • 29 Okt 2025 12:13 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: SMK Katolik St. Yosef Nenuk melaksanakan kegiatan Live-In di Desa Noepesu, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai bagian dari program pembelajaran berbasis pengalaman nyata di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa melalui interaksi langsung dengan masyarakat serta pembelajaran tentang kearifan lokal.

Kepala Sekolah SMK Katolik St. Yosef Nenuk, Bapak Pater Lukas Uran, SVD, S.Fil, M.Th.M.Pd. menjelaskan bahwa program Live-In merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran kontekstual di luar kelas. “Selama berada di Desa Noepesu, para siswa akan belajar langsung dari masyarakat tentang cara mengolah tanah, menjaga kelestarian hutan, serta mengolah hasil bumi. Kegiatan ini melatih mereka untuk lebih menghargai alam dan budaya lokal,” ujar Kepala Sekolah.

Program Live-In berlangsung dari tanggal 28-30 Oktober 2025 yang diikuti oleh seluruh Siswa kelas X dan XI dari berbagai jurusan. Mereka akan tinggal bersama keluarga angkat dan mengikuti aktivitas masyarakat sehari-hari, seperti bercocok tanam, beternak, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Penyerahan cendera mata dari perwakilan SMK Katolik St. Yosef Nenuk kepada Kepala Desa Noepesu, Yoseph Mamo. Selasa (28/10/2025)

Para Siswa menyambut dengan antusias untuk pengalaman berharga yang akan didapatkan selama kegiatan berlangsung. “Kami belajar bagaimana masyarakat Noepesu menjaga lingkungan dan bekerja sama dalam kegiatan pertanian. Ini pengalaman yang tidak kami dapatkan di ruang kelas,” kata mereka.

Masyarakat Desa Noepesu menyambut baik kehadiran para siswa dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin. Kepala Desa Noepesu, Yoseph Mamo, menyampaikan sangat berbangga dengan kehadiran anak-anak SMK Katolik St. Yosef Nenuk.

Siswa/i Kelas X dan XI yang merupakan Peserta Program Live-In diterima oeh Kepala Desa Noepesu dan warga di Halaman Kantor Desa Noepesu, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara. Selasa (28/10/2025)

Kehadiran anak-anak menyatukan masyarakat, saling berbagi, dan sharing pengalaman kehidupan. Ada banyak hal positif dialami selama Program Live-In yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar berbasis nilai-nilai kehidupan nyata. Selain itu dapat memperkuat karakter siswa dalam hal kemandirian, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan. (FIB/JWB)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....