DPR RI Dorong Peran Bawaslu Aktif Edukasi Publik

  • 10 Okt 2025 04:03 WIB
  •  Atambua

KBRN, Alor: Anggota Komisi II DPR RI, Arif Wibowo, menekankan pentingnya peran Bawaslu dalam mendidik masyarakat terkait pemilu. Menurutnya, mayoritas warga hanya memahami pemilu sebatas datang ke TPS untuk mencoblos, tanpa memahami aturan dan potensi pelanggaran yang bisa merusak demokrasi.

“Penguatan kelembagaan Bawaslu tidak hanya soal struktur, tetapi juga soal peran besar mendidik masyarakat. Literasi politik sangat penting, supaya masyarakat paham apa itu pelanggaran pemilu, manipulasi suara, atau kejahatan elektoral,” kata Arif melalui zoom meeting kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Alor berlangsung pada 8–9 Oktober 2025 di Hotel Simfony Kalabahi.

Ia menilai, kerja pengawasan pada masa non-tahapan pemilu jauh lebih berat. Bawaslu harus mampu menciptakan kondisi yang kondusif agar tahapan pemilu berjalan lancar. “Sering kali alasan keterbatasan anggaran dipakai, padahal tugas Bawaslu bukan sekadar administratif, melainkan menjaga demokrasi secara berkelanjutan,” katanya.

Menurut Arif, Bawaslu harus aktif membangun komunikasi dengan kelompok masyarakat, pemuda, hingga komunitas kecil untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi. Edukasi publik tidak cukup dilakukan lewat forum formal, melainkan harus menyentuh basis masyarakat secara langsung.

“Kalau kesadaran demokrasi tumbuh, pelanggaran akan semakin sedikit. Tidak ada lagi pemasangan alat peraga kampanye sembarangan, tidak ada lagi penggunaan rumah ibadah untuk kampanye. Semua aturan bisa dipatuhi bila literasi publik baik,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....