Toleransi sebagai Kunci Hidup Damai
- 15 Jun 2025 20:58 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Pergeseran sudut pandang terhadap toleransi beragama memungkinkan generasi milenial memiliki pemikiran yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Milenial yang tumbuh di era internet mulai terpapar berbagai pandangan melalui media sosial, berita dan perjalanan mereka.
Di tengah keragaman budaya dan agama, tumbuh pemahaman bahwa toleransi menjadi kunci untuk bisa hidup berdampingan dengan damai. Hal ini diungkapkan milenial Atambua Tamara Klau, dalam obrolan bersama Pro 2 RRI Atambua, Minggu (15/6/2025).

Tamara Klau, milenial Atambua yang menjunjung tinggi toleransi di Kabupaten Belu. (Foto: Dok. Tamara Klau)
“Toleransi beragama sangat penting agar kita bisa hidup damai, menghindari konflik dan justru memperkuat persatuan. Saya punya banyak teman-teman yang berbeda keyakinan, toleransi mengajarkan kita tidak membeda-bedakan satu dengan lainnya,” ujar Tamara menggambarkan.
“Kami sering berdiskusi dan bertukar pikiran soal keyakinan masing-masing dan kita belajar bahwa perbedaan itu indah. Keyakinan atau agama apapun pada hakikatnya mengajarkan kebaikan dan memiliki tujuan yang sama yaitu Tuhan,” kata Tamara.
Dirinya bangga menjadi milenial Atambua dan NTT karena diakui sebagai daerah dengan toleransi masyarakatnya yang sangat tinggi. Menurut Tamara, sesungguhnya keberagaman di Indonesia ini mencerminkan toleransi yang kuat, yang intoleran itu mungkin hanya oknum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....