Panen Perdana Hibrida Intan 602 di Malaka

  • 23 Apr 2025 21:37 WIB
  •  Atambua

KBRN, Malaka: Kelompok Tani Melati bersama Wakil Bupati Malaka melakukan panen perdana varietas padi Intani 602/Sridewi. Kegiatan panen perdana itu dilakukan di persawahan Desa Lakekun Barat, Kecamatan Kobalima, Kabulaten Malaka, NTT, pada Rabu, (23/4/2025).

Panen perdana ini merupakan bagian dari program pengenalan varietas hibrida oleh PT. BISI International, Tbk bersama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam pengembangan sektor pertanian dengan komoditas padi Sebagai lokomotif peningkatan ekonomi petani.

Kepala Desa Lakekun Barat, Hendrikus Seran Nahak dalam Sambutannya menyampaikan terimakasih kepada PT. BISI dan WVI Yang Sudah mendampingi kelompok tani sebagai percontohan di Desanya.

"Awalnya kami ragu. Karena benih lima kilo gram (Kg) untuk luasan sawah 50 Are ini kami belum pernah coba. Tapi karena dengan adanya pendampingan yang terus dilakukan oleh tim dari PT. BISI sejak masa semai, tanam, perawatan dan hari ini kita bisa menyaksikan hasilnya. Ini sangat luar biasa, tentu kami senang sekali," kata Hendrikus.

Perwakilan Wahana Visi Indonesia (WVI), Ferdinan Bano, menguraikan alasan pihaknya konsen terhadap pertanian adalah untuk mencapai misi WVI yakni setiap anak hidup layak seutuhnya maka kesejahteraan orang tua harus diperhatikan, dengan cara peningkatan produksi.

"Maka Kami Bekerja Sama dgn PT. BISI sebagai mitra yang Memiliki varietas padi yang produksinya tinggi serta memiliki paket perawatan yang lengkap dan terjangkau. Sehingga pendekatan kami adalah pendekatan pasar. Kami menghubungkan pasar dengan para petani," ujar Ferdinan.

Sementara itu, Perwakilan PT. BISI, Agustinus M. Halek menjelaskan varietas tersebut memiliki keunggulan yang luar biasa. "Diantaranya daya tumbuh, anakan produktif semuanya keluar Malai. Satu malai jumlah produksinya terdiri dari 230 - 320 Biji. Varietas ink hemat Benih. Satu hektar lahan hanya membutuhkan 10 sampai 12 Kg. Itu potensi hasilnya bisa mencapai 12 ton per hektar," ucap Agustinus.

Koodinator penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kecamatan Kobalima, melaporkan hasil pengambilan ubinan sebagai cara taksasi hasil. Dari tiga sampel yang diambil ubinan rata - rata mendapatkan produktivitas 10,2 ton per hektar.

Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Kabupaten Malaka, drh. Januaria Maria Seran menyampaikan terimakasih kepada PT. BISI dan WVI yang telah melakukan pendampingan sebagai stimulan kepada petani. Penyampaikan terimakasih juga ditujukan kepada Wakil Bupati Malaka, karena dalam situasi sibuk sekalipun masih menyempatkan diri untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Untuk diketahui, kegiatan panen perdana tersebut dihadiri kurang lebih 100 orang. Terdiri dari Wakil Bupati Malaka, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, para Kabid, PPL, para petani yang tergabung dalam Kelompok tani Melati, Kepala Desa Lakekun Barat, Sekretaris Camat Kobalima, Tim WVI dan BISI, Danramil 1605 Kobalima, Kepala Desa Lakekun. (AS).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....