Umat Muslim Belu, Salat Idulfitri 1477 H/2026 M di Pelataran Mall Pelayanan Publik

  • 21 Mar 2026 08:55 WIB
  •  Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Umat muslim di Kabupaten Belu, melaksanakan salat Idul fitri 1447 Hijiriah/ 2026 Masehi secara berjamaan di pelataran mall pelayanan publik Timor-Atambua, pada Sabtu 21 Maret 2026 usai sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Pelaksanaan ibadah berlangsung dengan penuh khidmat dengan dihadiri jamaah dari berbagi wilayah sekitar Kabupaten Belu.

Pelaksanaan salat Idul Fitri di pelataran mall pelayanan publik Timor-AtambuaAtambua dengan imam utama Ustadz Rizki Abdillah, khatib utama Ustadz Dr. Muhammad Erfin Beddu, M.Pd dan Bilal utama Ustad Guz Muhammad Ali Maskur, S.Pd.

Selaku khatib utama Ustadz Dr. Muhammad Erfin Beddu, M.Pd dalam khotbahnya menyampaikan pesan untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Ustadz Dr. Muhammad Erfin Beddu mengatakan Idulfitri tidak sekedar perayaan namun penggilan jiwa kembali kepada fitrah, setelah sebulan penuh ditempa rasa Ramadan, sehingga perlu adanya evaluasi diri terkait perjalanan iman spiritual bulan Ramadan dan pemaknaan bagi diri sendiri.

Ia menambahkan momentum Idulfitri perlu dimaknai untuk meningkatkan iman, memperbanyak amal saleh, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT yang harus terus diimplementasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena orang yang benar-benar menang bukanlah yang merayakan hari ini, tetapi ia mampu bertahan dalam ketaatan setelah Ramadan pergi,” ucap khatib utama Ustadz Dr. Muhammad Erfin Beddu.

Ustadz Dr. Muhammad Erfin Beddu juga menekankan tentang pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan keimanan serta memperkuat kepedulian sosial pasca Ramadan. Ia mengajak umat muslim untuk terus menebar kebaikan dan mempererat tali silaturahmi di tengah keberagaman masyarakat belu.

“Idul fitri tentang kembali ke Fitrah, kembali ke keluarga dan kembali menjadi manusia yang penuh cinta sesali dosa-dosa dan kembali bersyukur kepada Allah SWT mari terus memperkuat silaturahmi di tengah keberagaman,” kata Ustadz Dr. Muhammad Erfin Beddu.

Ia juga mengatakan bagi semua untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat empati dan kepedulian sosial dan mengingatkan kembali Idulfitri adalah momentum untuk menyemai kebaikan dan meraih keberkahan. Dikatakan keberkahan, hanya hadir pada hati yang terbuka dan pada mereka yang aktif menebar manfaat bagi lingkungan sekitar.

Diakhir dirinya kembali mengajak umat Islam untuk tidak membiarkan semangat Ramadan berakhir seiring datangnya Idulfitri. Nilai-nilai disiplin, kejujuran, dan kepedulian yang telah dilatih selama Ramadan harus terus dijaga dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun terkait pelaksanaan salat IED di Kabupaten Belu sendiri dilangsungkan dalam tiga lokasi pertama di Pelataran Mall pelayanan Publik Atambua, kedua di Masjid Al- Huda Atapupu dan Ketiga di Masjid Al-Iklas Halilulik. (KM)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....